Soppeng - Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat Irjen Pol Mudji Waluyo menyatakan duka mendalam atas gugurnya anggota polisi Bripka Dwi Data Subekti yang tewas ditembak di Solo. Hal ini dinyatakan Mudji dalam kunjungan kerjanya di Mapolres Soppeng.
"Kami sangat berduka atas gugurnya anggota polisi di Solo, kami akan selalu siap siaga mengantisipasi tindakan teror yang sewaktu-waktu bisa terjadi," kata Jumat (31/8).
ujar jenderal bintang dua ini.
Dalam kunjungannya di Mapolres Soppeng dan Mapolres Bone hari ini, Mudji melakukan pemeriksaan pada kesigapan pasukan-pasukannya dalam mengemban tugas kepolisian. Mudji menanyai satu per satu prajuritnya tentang tugas dan fungsinya sebagai aparat keamanan, memeriksa senjata dan juga mengecek sel tahanan Polres dan kendaraan personelnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu jenazah Bripka Dwi Data Subekti sudah dimakamkan siang tadi di kompleks pemakaman keluarga besarnya di Temu Ireng, Bejeng, Karanganyar. Jenazah anggota polisi berusia 54 tahun yang gugur diterjang empat butir peluru di tubuhnya oleh orang tak dikenal ini dilepas dengan upacara khas kepolisian yang dipimpin Wakapolresta Surakarta AKBP A Lutfi.
(mna/tor)