Senin, 27/08/2012 12:45 WIB

5 Letusan Dahsyat Gunung di Indonesia

Nurvita Indarini - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 2 dari 6 Next »
foto: wikipedia
2. Gunung Kelud

Gunung Kelud merupakan gunung berapi di Jawa Timur yang termasuk tipe stratovulkan dengan karakteristik letusan eksplosif. Dari wikipedia, sejak 1300 Masehi, gunung ini tercatat aktif meletus dengan rentang jarak waktu yang relatif pendek, yakni 9-25 tahun.

Letusan terbesar gunung ini terjadi pada pada tahun 1586 dan diperkirakan memakan korban mencapai 10.000 orang. Menurut Rovicky Putrohari, geologi pengamat energi, kebencanaan dan lingkungan dalam blognya, rovicky.wordpress.com, letusan tahun 1856 itu diperkirakan memiliki kekuatan Volcanic Explosivity Index (VEI)= 5.

Sebagai gambaran, Gunung Pinatubo, Filipina juga meletus dengan kekuatan VEI=5 pada 1991. Peristiwa itu menewaskan 932 orang.

Pada abad ke-20, Gunung Kelud tercatat meletus pada 1901, 1919, 1951, 1966, dan 1990. Pada 2007, aktivitas Gunung Kelud kembali meningkat. Kemudian pada ahli gunung api pun menyimpulkan gunung ini memiliki siklus letusan 15 tahunan.

Saat meletus pada 1919, sekitar 5.160 orang tewas. 15.000 Hektar lahan produktif rusak akibat terjangan lahar yang mencapai 38 km. Letusan Kelud terjadi lagi pada 1990 selama 45 hari. Letusan tersebut sempat membuat terowongan Ampera, yang dibangun untuk mempertahankan volume danau kawah agar tetap 2,5 juta meter kubik, tertutup material vulkanik.

Di akhir September 2007 aktivitas gunung meningkat, ditandai meningkatnya suhu air danau kawah, peningkatan kegempaan tremor, serta perubahan warna danau kawah dari kehijauan menjadi putih keruh. Status awas pun dilekatkan ke gunung tersebut pada 16 Oktober 2007, meski letusan tidak terjadi.

Kubah lava kemudian muncul di tengah-tengah danau kawah dan terus tumbuh. Ditengarai kubah lava tersebut menyumbat saluran magma sehingga letusan tidak segera terjadi. Sebab energi untuk letusan dipakai untuk mendorong kubah lava sisa letusan tahun 1990. Karena semakin berkurangnya aktivitas, pada November 2007 Gunung Kelud pun menyandang status siaga. Saat ini, Gunung Kelud dalam keadaan aktif normal.

Next page :
3. Gunung Krakatau



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%