detikcom
Sabtu, 18/08/2012 14:37 WIB

Penumpang KA dari Stasiun Senen Naik Dibanding Tahun lalu

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Arus mudik tahun 2012 yang menggunakan moda transportasi kereta api dari stasiun Senen, mengalami peningkatan jumlah penumpang dibanding tahun lalu. Peningkatan itu mengacu pada angka penjualan tiket, bukan angka sebenarnya.

"Jumlah total penumpang secara kumulatif pada tahun 2012 sebanyak 103.301 penumpang, sementara pada tahun 2011 sebanyak 78.709. Sehingga secara angka lebih banyak tahun ini," ujar Kepala Humas Daerah Operasi 1 PT KAI, Mateta kepada wartawan di Stasiun Pasar Senen, Jakpus, Sabtu (18/8/2012).

Angka itu terlihat setidaknya dari pergerakan jumlah penumpang pada H-3 dan H-2 lebaran. Pada H-3 tahun ini sebanyak 15.330 orang, sementara tahun lalu pada H-3 sebanyak 10.535 orang.

"Lalu pada H-2 tahun ini sebanyak 14.889 penumpang, sementara tahun lalu pada hari yang sama sebanyak 11.526 penumpang," tuturnya.

Kenaikan jumlah penumpang pada tahun ini hanya didasarkan pada angka penjualan tiket. Sementara menurut Mateta, angka sebenarnya bisa jadi lebih tinggi tahun lalu.

"Yang terdata itu berdasarkan tiket keluar, sementara yang tidak memiliki tiket mungkin lebih banyak. Tepatnya secara fisik lebih banyak tahun lalu dibanding tahun ini, tetapi ternyata berdasarkan angka lebih banyak sekarang," ungkap Mateta.

Faktor lain yang memicu jumlah penumpang tahun ini tampak lebih banyak adalah karena tahun ini pelayanan kereta api tahun ini lebih tertib dibanding tahun lalu.

"Sekarang penjualan tiket harus sesuai dengan kapasitas angkut, 100 persen. Sementara tahun lalu ada toleransi ekonomi bisa lebih 50 persen. Dan kelas binis toleransi 25 persen, tahun sekarang tidak," ucapnya.

"Jadi pada tahun ini jumlah penumpang sama dengan angka penjualan tiket," imbuhnya.



Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(iqb/mpr)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%