Sabtu, 18/08/2012 11:15 WIB
5 Hal yang Harus Dibenahi Pasca Penangkapan Hakim Tipikor
"Dari kasus penangkapan kali ini, membuka pandangan dan meneguhkan keyakinan kita bahwa ada korelasi antara putusan bebas para koruptor dengan perilaku hakim tercela. Selama ini sering kita dengar bahwa penyebab putusan bebas adalah dakwaan yang buruk," kata mantan Plt pimpinan KPK Mas Achmad Santosa, dalam pernyataannya, Sabtu (18/8/2012).
Pria yang akrab disapa Ota ini berharap dalam proses persidangan nanti bisa terungkap secara jelas dan gamblang, apakah ada korelasi putusan bebas dengan perilaku korup hakim.
"Sekarang saatnya MA dan KY memperketat pengawasannya pada Pengadilan-pengadilan Tipikor yang kerap mengobral putusan bebas," imbuhnya.
Di samping Semarang, tempat berdinasi dua hakim itu, Ota menengarai ada beberapa yurisdiksi yang kini menjadi pengadilan favorit terdakwa koruptor. "Pengadilan itu perlu pengawasan ekstra," jelas Ota.
Ota juga menggarisbawahi beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian pasca penangkapan ini:
1. Rekrutmen hakim ad hoc kelihatannya belum mampu melahirkan hakim-hakim ad hoc yang diharapkan, sehingga perlu dibenahi. Sebelum proliferasi (pemekaran) Pengadilan Tipikor, hakim-hakim adhoc menjadi andalan masyarakat karena integritasnya.
Itu bisa terjadi karena pada saat itu proses rekruitmennya yang ketat dan jumlahnya yang sedikit memudahkan pengawasan.
2. Kebijakan proliferasi (pemekaran) perlu dikaji ulang. Sebelum kita siap dengan pengawasan dan sistem integritas yang prima, sangat berisiko memperkenalkan kebijakan pemekaran pengadilan Tipikor.
3. Perlu penguatan sistem dan perangkat pengawasan hakim-hakim Tipikor ini, seperti pemasangan alat rekaman selama persidangan dan transparansi putusan pada setiap putusan perkara Tipikor secara real time. Dengan cara ini, masyarakat langsung dapat menilai apabila ada kejanggalan dalam putusan.
4. Perlu dilakukan pengujian ulang hakim-hakim Tipikor baik yang adhoc maupun karir.
5. Cukupi kesejahteraan mereka. Sehingga dalam menjalankan tugas mereka hanya konsentrasi pada perkara dan melaksanakan kewajiban melahirkan putusan yang baik.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(trq/ndr)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
582 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
565 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
530 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
493 share this. -
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
313 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 13:50 WIB
Fahri Harap SBY Gentle Copot Tifatul Cs
-
Rabu, 19/06/2013 13:48 WIB
Partai Nasdem Fokus Garap Massa Mengambang dan Golput
-
Rabu, 19/06/2013 13:47 WIB
Mafia Bagasi Pesawat
Lion Air akan Perbaiki Koper yang Rusak akibat Dibobol Maling
-
Rabu, 19/06/2013 13:47 WIB
Gelar Aksi Tolak BBM di Bundaran HI, Simpatisan PDIP Sempat Buat Macet
-
Rabu, 19/06/2013 13:29 WIB
Mabes Polri Sita 'Ekstasi KW' Hingga Ratusan Kg Ganja Selama 2 Bulan
-
Rabu, 19/06/2013 12:38 WIB
Perempuan Asal Lembata yang Dimakan Buaya Hamil 5 Bulan
-
Rabu, 19/06/2013 13:07 WIB
Ini 5 Penampakan Aksi 'Tikus' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 11:27 WIB
Astaga! Ibu Hamil di Lembata Dimakan Buaya
-
Rabu, 19/06/2013 13:01 WIB
Lion Air Prihatin dan Kecewa terhadap Kasus 'Tikus Bagasi' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 12:03 WIB
Rumor Seputar Alasan Prananda 'Soekarno Kecil' Tak Nyaleg
-
Rabu, 19/06/2013 12:01 WIB
Makam Sabeni Sempat Numpang di Ruang Tamu Sebelum Dipindah ke Karet
-
Rabu, 19/06/2013 11:39 WIB
Pesan Mahfudz untuk Tifatul Cs: Santai Aja Bro
-
Rabu, 19/06/2013 12:38 WIB
Diperiksa KPK, Mentan Suswono Mengaku Tersinggung dengan Elisabeth
-
428 Komentar
-
359 Komentar
-
291 Komentar
-
258 Komentar
-
229 Komentar
-
209 Komentar
-
201 Komentar
-
198 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 10:12 WIB
Ini Tips Kapolres Bandara Cegah Pencurian Barang di Bagasi
-
Rabu, 19/06/2013 09:47 WIB
KPK Panggil Mentan Suswono Sebagai Saksi untuk Maria Elisabeth
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

