detikcom
Kamis, 16/08/2012 16:05 WIB

Ada Ancaman Bom, Pesawat Tujuan Moskow Mendarat Darurat di Islandia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi (AFP)
Moskow, - Sebuah pesawat penumpang bertujuan Moskow, Rusia terpaksa melakukan pendaratan darurat karena menerima ancaman bom. Pesawat komersil Rusia yang bertolak dari New York, Amerika Serikat tersebut mendarat darurat dengan selamat di Islandia hari Kamis ini.

"Saat penerbangan dari New York menuju Moskow, sebuah telepon tak dikenal diterima mengenai keberadaan bahan peledak di dalam pesawat," kata Irina Dannenberg, juru bicara maskapai penerbangan Rusia, Aeroflot.

"Pesawat mendarat dengan selamat di bandara di Reykjavik," ujar Dannenberg seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (16/8/2012).

Diimbuhkannya, pesawat Airbus A-330 tersebut mengangkut sekitar 200 orang.

Dikatakan Dannenberg, begitu pesawat mendarat, para petugas langsung memeriksa bagasi dan para penumpang pesawat.

Pemeriksaan saat ini masih berlangsung. Belum ada keterangan mengenai ada tidaknya bahan peledak di dalam pesawat tersebut.



Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(ita/vit)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%