Rabu, 15/08/2012 14:59 WIB

Mendaftar ke KPU, Partai SRI Tetap akan Capreskan Sri Mulyani

Jakarta - Pengurus Partai Serikat Rakyat Independen (SRI) hari ini mendaftar diri ke KPU. Partai ini tetap bersikukuh dengan agenda awal mereka: mencalonkan Sri Mulyani sebagai capres.

Rombongan dari Partai SRI itu tak begitu banyak, hanya sekitar 25 orang. Mereka datang ke kantor KPU di Jl Imam Bonjol Jakarta Pusat Rabu (15/8/2012) sekitar pukul 14.30 WIB.

Rombongan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Sri, Damianus Taufan. Mengenakan jaket berlogo partai SRI berwarna oranye, Damianus datang didampingi sejumlah ketua DPD.

Meski jumlahnya tidak begitu banyak, rombongan ini datang membawa enam penari dari Papua. Para penari yang terdiri dari tiga laki-laki dan tiga perempuan ini menggelar Tari Mambri, tarian selamat datang khas Papua.

"Berkas kami sudah lengkap. Sudah ada dari 33 provinsi. Kami akan mengusung Bu Sri Mulyani sebagai calon presiden, kita konsiten dengan itu," ujar Damianus kepada wartawan di kantor KPU.

Akan tetapi Partai Sri sama sekali tidak memberitahukan kepada Sri Mulyani mengenai pendaftaran ke KPU ini. Begitu juga dengan izin dari Sri Mulyani mengenai rencana pencapresan tersebut.

"Tidak, tapi ya nanti mestinya beliau tahu dari pemberitaan. Kami juga tidak minta izin," papar Damianus.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjr/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%