Sabtu, 11/08/2012 16:00 WIB
Tragis! Wanita Indonesia Dijadikan Budak Seks di Malaysia Hingga Hamil
Ilustrasi
Seperti dilansir oleh Asia One, Sabtu (11/8/2012), kasus ini berawal ketika korban yang bekerja di wilayah pantai timur Malaysia ini bertemu dengan pelaku yang berusia 30-an tahun. Pelaku mengaku sebagai seorang agen yang mampu mengurus dokumen perjalanan agar korban bisa kembali ke Indonesia.
Korban yang diyakini berusia 20-an tahun termakan oleh omongan pelaku dan ikut dengan pelaku hingga ke Kuala Lumpur. Korban kemudian diminta untuk tinggal di sebuah kondominium di Kepong bersama dengan seorang pria lainnya yang merupakan rekan pelaku.
Setelah seminggu tinggal di sana, korban tak kunjung mendapat dokumen dan tiket penerbangan untuk pulang ke Indonesia seperti yang dijanjikan pelaku.
Menurut seorang sumber di kepolisian yang dikutip oleh Harian Metro, korban tidak diperbolehkan meninggalkan kondominium tersebut selama 2 bulan. Bahkan, korban dipaksa untuk melayani nasfu bejat pelaku dan rekannya.
Hal ini berlangsung hingga korban akhirnya hamil. Dan pada Kamis (9/8) waktu setempat, korban mengalami pendarahan hebat sehingga rekan pelaku berusaha memberitahu pelaku melalui SMS.
Tapi ternyata, SMS tersebut dibaca oleh istri pelaku. Dengan segera, wanita yang tidak disebut namanya ini mendatangi kondominium tersebut untuk menyelamatkan korban.
Malangnya, pelaku juga ikut datang ke kondominium tersebut. Bahkan pelaku mengunci semua orang, termasuk istrinya, di dalam kondominium. Untungnya, istri pelaku berhasil menelepon polisi secara diam-diam.
Kedua pelaku pun ditangkap dan hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan menyeluruh atas kasus ini. Keda pelaku dijerat tindak pidana melanggar Undang-undang Anti Perdagangan Manusia.
Tidak disebutkan lebih lanjut identitas dan asal korban. Tidak diketahui secara pasti apa pekerjaan korban di Malaysia.
Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.
(nvc/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Out Of Control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
451 share this. -
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
385 share this. -
Angka Kelulusan SMK di Semarang Menurun
376 share this. -
Pelajar Rayakan Kelulusan di Tengah Kampanye ESP-Win
371 share this. -
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
356 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 25/05/2013 01:01 WIB
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
-
Jumat, 24/05/2013 19:17 WIB
Helikopter Polisi Venezuela Jatuh Saat Buru Penjahat, 5 Orang Tewas
-
Jumat, 24/05/2013 18:50 WIB
Kerusuhan Berlanjut di Swedia, Sekolah dan Kantor Polisi Dibakar
-
Jumat, 24/05/2013 18:27 WIB
Bakar Diri, Biksu Sri Lanka Kritis
-
Jumat, 24/05/2013 18:21 WIB
Utusan Korut Temui Presiden China, Sampaikan Surat dari Kim Jong-Un
-
Sabtu, 25/05/2013 05:00 WIB
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
-
Sabtu, 25/05/2013 05:05 WIB
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
-
Sabtu, 25/05/2013 03:32 WIB
Selain Ingrid Loyau, Ini 2 'Malaikat' yang Menolong Tentara Inggris
-
Sabtu, 25/05/2013 06:02 WIB
Ini 4 Momen PKS 'Hampir' Keluar dari Koalisi Setgab
-
Sabtu, 25/05/2013 01:11 WIB
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
-
Sabtu, 25/05/2013 04:08 WIB
PD Mulai Bahas Rotasi Fraksi Awal Pekan Depan
-
Sabtu, 25/05/2013 02:47 WIB
Out of control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
-
Sabtu, 25/05/2013 02:13 WIB
Jenazah Pria Ditemukan di Tol Jagorawi, Diduga Korban Tabrak Lari
-
548 Komentar
-
367 Komentar
-
249 Komentar
-
205 Komentar
-
205 Komentar
-
145 Komentar
-
136 Komentar
-
124 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 20:39 WIB
Sebelum ke Korlantas, Sopir Sukotjo Foto-foto di Samping Uang Rp 2 M
-
Jumat, 24/05/2013 20:30 WIB
Canda Ahok Soal Status Tersangka Farhat Abbas: Masak Lama Amat?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
