Rabu, 08/08/2012 11:15 WIB

Abraham Samad: Belum Ada Kata Final dengan Polri Soal Simulator SIM

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Ketua KPK Abraham Samad memastikan KPK tetap melakukan pengusutan kasus simulator SIM. Pertemuan dengan Polri sudah digelar mengenai penanganan kasus itu. Namun belum ada kesepakatan. Polri tetep ngotot mengusut kasus simulator SIM.

"Pimpinan sudah melakukan pertemuan, hasil pertemuan itu belum ada kesepakatan final dengan pihak kepolisian," kata Samad dalam jumpa pers di KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (8/8/2012).

Pertemuan dilakukan pada Senin (6/8). Samad menjelaskan, bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Ada tersangka yang sama yang ditetapkan KPK dan Polri dalam kasus simulator SIM.

"Kita masih butuh koordinasi lagi. Ini tak ganggu penyidikan, KPK terus berjalan," jelas Samad.

KPK dan Polri tengah bersengketa terkait penanganan kasus simulator SIM. KPK menegaskan sudah melakukan penyelidikan sejak Januari 2012, dan menetepkan tersangka pada 27 Juli 2012. Polri mengaku baru melakukan penyelidikan sejak Mei 2012 dan menetapkan tersangka pada 31 Juli.

KPK meminta agar kasus ditangani KPK sesuai UU KPK, tetapi Polri bersikeras berdasarkan MoU yang dibuat dengan KPK. Polri meminta agar kasus itu bisa ditangani Bareskrim.

(fjp/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    68%
    Kontra
    32%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel