Minggu, 05/08/2012 10:27 WIB

Dorrr! Agus Tewas Ditembak Polisi Saat Bangunkan Sahur

Faiq Rhesa - detikNews
Korban penembakan di cirebon (faiq resha/detikcom)
Cirebon - Dua kelompok warga di Cirebon, Jabar, bersitegang saat membangunkan sahur. Seorang polisi datang. Setelah mengeluarkan tembakan peringatan, ia menembak warga.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, Minggu (5/8/2012). Saat itu, korban, Agus, warga Blender, Kecamatan Karangsembung, Cirebon, bersama kelompoknya sedang berkeliling dengan musik obrog (musik seadanya untuk membangunkan sahur).

Kelompok musik warga Desa Blender bertemu dengan kelompok warga Desa Karangwareng. Keduanya sempat bersitegang tanpa ada alasan yang jelas. Saat ketegangan mereda, seorang anggota Polsek Karangsembung, Brigadir Sahidin Jaenudin datang berboncengan dengan temannya.

"Saat masih di atas motor, polisi itu mengeluarkan tembakan peringatan ke atas. Padahal kami mau pulang. Lalu polisi itu turun dari motor dan mengarahkan pistolnya ke korban, lalu menembak (Agus)," kata Eka, yang saat kejadian berada di samping korban.

Kedua kelompok itu langsung bubar. Sementara korban dilarikan ke RS terdekat. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai kejadian ini.

(try/van)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close