detikcom
Minggu, 05/08/2012 07:50 WIB

Polri Bantah Akan Tarik Paksa Barang Bukti Dokumen Korupsi Korlantas

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Mabes Polri membantah akan melakukan penyitaan terhadap barang bukti dokumen yang disita KPK di markas Korlantas Polri. Mulanya, santer kabar beredar bila barang bukti yang tengah disidik dua instansi penegak hukum KPK dan Polri itu akan diambil paksa Mabes Polri.

"Tidak ada kabar seperti itu, kita enggak kayak gitu," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Anang Iskandar, kepada detikcom, Minggu (5/8/2012).

Menurut Anang, hingga saat ini koordinasi antara dua lembaga penegak hukum dalam menangani dugaan korupsi di tubuh Korlantas Polri masih terus berjalan.

"Sampai saat ini koordinasi terus dijalankan, KPK melakukan supervisi terhadap penyidikan yang dilakukan Polri," jelas Anang.

Sebelumnya, penjagaan di kantor KPK, di Jl Rasuna Said tampak berbeda dengan akhir pekan biasanya. Penelusuran detikcom, kesiapsiagaan KPK ini dipicu adanya informasi barang bukti yang mereka amankan akan didatangi. Apalagi di akhir pekan, suasana di KPK relatif lebih sepi dibanding hari kerja.

Salah seorang pejabat KPK mengatakan, komisioner sampai diharuskan untuk ikut piket malam guna mengamankan situasi. Selain itu Deputi Penindakan Warih Sardono beserta pejabat lainnya juga diminta siap siaga.

Barang bukti dokumen yang berhasil disita KPK itu sendiri tidak berada di dalam gedung, melainkan ada di ujung sebelah belakang parkiran. Berada dalam peti kontainer, dokumen ini diawasi bersama baik oleh petugas KPK maupun perwakilan dari Polri.

Situasi terkait rebutan kasus antara KPK dan Polri memang semakin memanas saja, apalagi pada Jumat kemarin Kabareskrim Komjen Sutarman mengatakan pihaknya akan menyita dokumen yang diambil KPK, jika pihak kepolisian tidak diberi izin untuk mengakses dokumen itu.

Jubir KPK Johan Budi mengatakan pengamanan di kantornya pada pekan ini tidak ada yang berbeda dari hari biasanya. "Seperti hari biasa saja," ujar Johan.


Anak seorang pembantu raih nilai UN tertinggi se-Jawa Timur. Saksikan kisahnya di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(ahy/spt)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    57%
    Kontra
    43%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000