detikcom
Minggu, 05/08/2012 03:26 WIB

Halte Busway Tebet dan Cawang Stasiun Juga jadi Sasaran Penembakan

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Bukan hanya Halte Busway di Cawang Ciliwung dan Cawang Otista yang menjadi sasaran penembakan orang tidak dikenal. Halte Busway Tebet dan Cawang Stasiun juga menjadi sasaran aksi penembakan.

"Informasi yang saya dengar dari teman keamanan di sana, halte di Tebet dan Cawang Stasiun juga jadi sasaran," kata salah seorang petugas keamanan di Halte Cawang Ciliwung, Syarif, saat dihubungi detikcom, Minggu (5/8/2012).

Tidak ada yang mengetahui jelas peristiwa tersebut, para petugas yang saat itu berjaga hanya mendengar suara yang menyerupai letupan peluru yang keluar dari senapan angin.

"Tembakan sepertinya dari arah tol dalam kota," ujar Syarif.

Akibat ulah pelaku penembakan yang diduga menggunakan sedan Soluna silver, kondisi kaca di kedua halte tersebut mengalami kerusakan. Peristiwa sendiri diperkirakan terjadi pukul 23.00 WIB atau saat jam tidak beroperasinya busway.

Salah seorang petugas piket Polsek Tebet yang menolak menyebutkan namanya, membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Saat ini sedang dilakukan pendataan," kata petugas tersebut.

Sebelumnya, pelaku penembakan juga menyasar Halte Cawang Ciliwung dan Cawang Otista yang berada di depan Polsek Jatinegara, Jakarta Timur. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Dengan demikian total sasaran tembak halte menjadi empat.


(spt/ahy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel