Jumat, 03/08/2012 13:42 WIB

Polri Harus Legowo Serahkan Kasus Simulator SIM ke KPK

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Anggota Komisi III DPR sekaligus Wasekjen Partai Demokrat, Saan Mustopa mendesak Polri menyerahkan penanganan proyek simulator SIM ke KPK. Penanganan kasus oleh KPK demi obyektifitas penyidikan.

"Satu kasus ditangani dua institusi akan menjadi problem tersendiri. Ketika hasilnya beda kan menjadi masalah. Harusnya ditangani satu institusi, karena kasus ini mulai ditangani dan dibuka awalnya oleh KPK, walaupun Kapolri mengatakan memulai lebih dahulu. Harusnya Polri mengikhlaskan kasus ini ditangani KPK," kata Saan kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (3/8/2012).

Menurutnya Polri harus membuang ego sektoral. Karena penanganan kasus korupsi melalui UU diamanatkan ke KPK.

"Polri harus legowo kasus ini ditangani KPK karena ini demi kebaikan institusi Polri sendiri. Karena persepsi publik Polri berkepentingan menutupi institusinya. Karena itu Polri harus membuka diri membiarkan kasis ini ditangani KPK," tegas Saan.

Lalu haruskah Mabes Polri menarik niatnya untuk menangani kasus ini? "Harus bisa bersinergi dan menghormati institusi KPK. Coba diberi kesempatan KPK menangani masalah ini hingga tuntas," tandasnya.

Bareskrim Polri mengklaim telah lebih dulu menyelidiki kasus dugaan korupsi di Korps Lalu Lintas. Meski sudah ditangani oleh KPK, Bareskrim Polri tetap akan menyelidiki kasus tersebut.

"Bareskim Polri akan tetap melakukan penyelidikan dalam kasus Korlantas Polri," tegas Kabareskrim Komjen Sutarman dalam jumpa pers siang ini.

Sutarman mengatakan, yurisprudensi yang mendasari Polri untuk tetap menangani kasus tersebut adalah MoU yang telah disepakati oleh 3 lembaga penegak hukum yakni Polri, Kejagung dan KPK. Hal itu diakui Sutarman sudah dilakukan sejak lama dan dipraktikkan dalam sejumlah kasus.

(van/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    73%
    Kontra
    27%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close