Jumat, 03/08/2012 13:28 WIB

BEM UI Minta Mendikbud Pecat Gumilar

Ray - detikNews
Jakarta - Mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Rektor Universitas Indonesia, Gumilar Rusliwa Soemantri kembali disuarakan. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menuntut Majelis Wali Amanat (MWA) dan Kemendikbud memproses pemecatan Gumiliar.

"BEM se-UI menilai Rektor Gumilar tidak layak lagi memimpin UI dan tidak layak juga kembali maju menjadi calon rektor UI," ujar Ketua BEM UI, Faldo Maldini dalam jumpa pers di Gedung IX Fakultas Ilmu Budaya UI, Depok, Jumat (3/8/2012).

Hal ini disampaikan Faldo bersama 13 Ketua BEM Fakultas dan sejumlah mahasiswa. Mereka kompak menyuarakan hal yang sama. Ketua BEM Fakultas Kedokteran Gigi, Mahardika menyebut Gumilar ingkar janji karena menaikan biaya kuliah.

"Biaya kuliah UI naik dengan alibi fasilitas segala macam namun saat ditanya transparansi, beliau hingga saat ini tidak bisa menjelaskan," katanya.

Sementara itu Ketua BEM Fakultas Ilmu Budaya, Maya Nuraini menyampaikan kekecewaannya atas keputusan Rektor memecat 9 dekan termasuk dari FIB. "Kami bagian dari keluarga fakultas tentu terpukul dekan kita dipecat di tengah kepengurusannya. Meski sudah mengangkat pejabat sementara (Pjs) tapi kenyataannya banyak Pjs yang menolak," kata dia.

Faldo menegaskan, BEM se-UI memberi tenggat waktu hingga 12 Agustus bagi Gumilar untuk mengundurkan diri secara sukarela. "Jika tidak, kita adakan aksi besar-besaran dan mungkin kita akan menginap di sini," katanya.



(ray/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel