Kamis, 02/08/2012 18:55 WIB

Napi Tanjung Gusta Medan Sekarat Setelah Jatuh dari Lantai Dua

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Ardy Yudhi, penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan, Sumatera Utara (Sumut) terjatuh dari lantai dua, Kamis (2/8/2012) siang. Belum diketahui secara pasti apakah merupakan percobaan bunuh diri atau kecelakaan murni.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban ditemukan tergeletak dengan kondisi sekarat sekitar pukul 12.30 WIB. Pihak rutan kemudian melarikan korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bina Kasih, Medan.

Dokter Klinik Rutan Tanjunggusta Medan, Dr. Sakti, menyebutkan terdapat sejumlah luka di tubuh Ardy karena kecelakaan itu. Antara lain robek di paha kanan sehingga perlu delapan jahitan, dagu juga mendapat sembilan jahitan, bagian samping mulut tiga jahitan, dua geraham bawah copot dan memar. Tetapi Sakti menepis spekulasi jika korban berusaha bunuh diri.

"Dari keterangan penghuni rutan, korban terpeleset saat olahraga angkat berat di lantai dua. Tiba-tiba terpeleset dan jatuh, bukan bunuh diri," sebut Sakti.

Sakti juga mengatakan, selama ini korban tidak mengalami gangguan jiwa. Apalagi, korban akan menghirup udara bebas pada 16 Agustus 2012 mendatang.

"Kondisi kesehatannya sudah mulai membaik. Tetapi belum bisa dimintai keterangan penyebab kecelakaan," sebut Sakti.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rul/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%