Rabu, 01/08/2012 11:40 WIB

7 Siswa SMA Don Bosco Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Bullying

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Kepolisian menetapkan 7 orang siswa sebagai tersangka kasus bullying di SMA Don Bosco Pondok Indah, Jakarta Selatan. Hingga kini polisi masih terus menyelidiki kasus ini.

"Kita sudah tetapkan 7 orang sebagai tersangka kasus itu," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Hermawan kepada detikcom, Rabu (1/8/2012).

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, 7 orang siswa tersebut tidak ditahan. "Tidak kita tahan," katanya.

Sebelumnya, 9 siswa yang diduga melakukan aksi bullying kepada adik kelasnya
menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan pada Selasa (31/7). Pemeriksaan ini berlangsung selama 8 jam.

Pantauan detikcom, pukul 23.00 WIB, Selasa (31/7/2012), kesembilan murid sekolah elite itu meninggalkan Mapolres Jakarta Selatan. Para siswa itu didampingi oleh orangtua masing-masing.

Mereka keluar dengan ditutupi penutup kepala dan langsung masuk ke dalam sebuah mobil yang sudah disediakan di belakang Polres. Satu orang pun tidak mau memberikan komentar terhadap pemeriksaan itu.

Pelapor bullying tersebut ada 7 siswa baru. Mereka mengaku diancam pisau, disuruh mabuk dan dipukuli. Beberapa korban diperiksa Selasa kemarin.

(nal/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    77%
    Kontra
    23%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel