Rabu, 25/07/2012 09:12 WIB

Waketum PD: Warning SBY Bisa Berujung Reshuffle Kabinet

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Foto: detikcom
Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Max Sopacua meyakini Presiden SBY tak main-main memperingatkan menteri parpol agar tidak sibuk mengurus partainya sendiri. Kalau peringatan tak digubris, bisa berujung pada reshuffle kabinet.

“Itu kan baru warning SBY sebagai pemimpin dia kan memberikan peringatan awal. Kalaupun tidak digubris akan ada tindakan berikutnya. Kalau memang tidak ditanggapi dan tidak dirubah apa yang menjadi perhatian presiden. Pasti akan terjadi reshuffle kabinet,” kata Max kepada detikcom, Rabu (25/7/2012).

Menurut Max, Presiden SBY akan mengambil tindakan tegas kalau menterinya tidak bekerja maksimal. Dia berharap semua pihak tak meremehkan SBY apalagi menganggap SBY sebagai peragu.

“Karena presiden harus tegas tidak boleh ragu-ragu lagi di alam demokrasi. Sebagai pemimpin dia harus punya rasa toleransi kepada anak buahnya yang tidak benar. Kalau tidak digubris saya kira ada tindakan berikutnya. Saya ngerti sekali ,” papar Max.

Apalagi Presiden SBY ingin mengakhiri periode kedua pemerintahannya dengan khusnul khotimah. Tentu saja para menteri juga akan mendapat predikat keberhasilan jika bisa bekerja dengan maksimal di sisa dua tahun pemerintahan SBY.

“Itulah yang diinginkan oleh semua pihak, mungkin ada orang yang tidak suka saja membuat Pak SBY galau. Sebenarnya SBY berpikir bagaimana pemerintahan berakhir dengan baik pada 2014. Sehingga SBY dan menteri dari parpol juga memiliki nama yang baik di mata masyarakat.Karena itu seperti sekarang ini beliau wajib memberikan peringatan,” pungkasnya.



(van/edo)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel