detikcom
Minggu, 22/07/2012 22:28 WIB

Presiden Obama Kunjungi Korban Penembakan 'The Joker'

Ahmad Toriq - detikNews
Foto: AFP
Colorado, - Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, mengunjungi korban penembakan di Colorado. Obama juga akan memantau proses investigasi kasus penembakan yang menewaskan 12 orang itu.

Dikutip dari Reuters, Minggu (22/7/2012), Presiden Obama hari ini mengunjungi keluarga korban di Kota, Aurora, Colorado. Obama dijadwalkan datang setelah proses penggeledehan apartemen pelaku penembakan, James Eagan Holmes, selesai dilakukan. Dalam proses tersebut, polisi berhasil membersihkan ranjau bom yang ada di apartemen Holmes.

Semetara itu, Wali Kota Aurora, Steve Hogan, terus berjaga di Balai Kota. Hogan tidak sendiri, beberapa orang masyarakat dan tokoh agama juga berjaga di balai kota.

"Kami sekarang berduka dan sedang memulai proses penyembuhan," kata, Hogan.

Penembakan yang terjadi pada Kamis (19/7) tengah malam waktu AS itu dilakukan pria berusia 24 tahun bernama James Holmes. Dia menyebut dirinya The Joker. Karena aksinya, 12 orang tewas dan 71 luka-luka.

Dari puluhan korban luka, tiga di antaranya adalah WNI yang merupakan satu keluarga. Mereka adalah Anggiat Situmeang, Rita Paulina dan Prodeo et Patria.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(trq/trq)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%