detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 07:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 21/07/2012 11:39 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran Via Darat 17 Agustus, Balik 22 Agustus

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jakarta - Gelombang arus mudik Lebaran melalui jalur darat diprediksi terjadi pada Jumat 17 Agustus. Sedangkan arus balik Lebaran bakal berlangsung pada Rabu 22 Agustus.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, menerangkan puncak arus balik melalui moda angkutan jalan diprediksi terjadi H-2 Lebaran tepatnya pada 17 Agustus 2012.

Selanjutnya, puncak arus mudik melalui jalur kereta api juga terjadi pada 17 Agustus.

"Laut terjadi H-5 pada Selasa 14 Agustus 2012 dan armada udara pada H-3 pada Kamis 16 Agustus 2012," kata Pristono kepada detikcom, Sabtu (21/7/2012).

Sementara itu, kata Pristono, puncak arus balik melalui jalur darat diperkirakan terjadi H+2 pada Rabu 22 Agustus 2012.

Arus balik melalui kereta api terjadi H+6 Lebaran pada Minggu 26 Agustus 2012. Laut pada H+5 Lebaran Sabtu 25 Agustus 2012 dan udara pada H+6 Lebaran Minggu 26 Agustus 2012.

Pemudik tahun 2012 diprediksi mencapai 8,3 juta dan didominasi motor dan mobil pribadi.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(aan/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%