detikcom
Rabu, 18/07/2012 13:19 WIB

Angga, dari Kampung Turen Wujudkan Mimpi Kuliah Gratis di AS

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Senyum di wajah Angga Khoirul Imam (18) terus mengembang. Maklum, mimpinya untuk kuliah di Amerika bakal terwujud. Angga tidak menyangka seorang murid dari Turen, desa kecil di Malang, Jawa Timur, bisa menginjakkan kaki ke negeri adidaya itu untuk menuntut ilmu.

"Waktu kecil pernah mimpi kuliah di Amerika, tapi nggak nyangka bisa dapat beasiswa," kata Angga di Sampoerna Strategic Square, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (17/7/2012).

Langkah Angga 'merapat' ke AS dimulai saat dia masih duduk di bangku SMPN 1 Turen, saat itu dia melihat pengumuman di mading sekolah yang menawarkan beasiswa asrama tingkat SMA untuk anak-anak kurang mampu. Melihat tawaran menarik itu, Angga pun mencoba mendaftar dan lulus.

"Ada beasiswa Sampoerna Academy, saya coba daftar dan alhamdulillah lulus," kata anak kedua dari 3 bersaudara ini.

Selama sekolah di Sampoerna Academy (SMAN 10) Malang, Angga sangat menyukai pelajaran matematika. Dia juga aktif menjadi ketua di berbagai organisasi kesiswaan dan menjadi ketua klub jurnalistik. Namanya bahkan masuk dalam daftar sepuluh besar siswa dengan nilai akademis terbaik di sekolahnya.

Ayah Angga adalah seorang karyawan pabrik, sedangkan ibunya menjadi guru SD di Malang. Meski lahir dan tumbuh di keluarga sederhana tapi bagi Angga keluarga adalah segalanya. Keluargalah yang mendorong dia hingga bisa mencapai mimpi-mimpi kecilnya.

"Keluarga sangat peduli pada pendidikan. Ibu juga mendorong saya terus bermimpi dan mengejar cita-cita saya," kata siswa yang meraih nilai ujian nasional tertinggi di Kota Malang ini.

Angga lantas menceritakan pengalamannya selama mengikuti Sampoerna Academy. Menurutnya selama di asrama, semua siswa diwajibkan berbicara dengan bahasa Inggris. Awalnya dia kaget karena selama SMP, bahasa Inggris hanya dipelajari di sekolah, itu pun tidak setiap hari. Namun Angga tidak menyerah. Dia berjuang dan belajar.

"Pas kelas 1 SMA di asrama, saya nggak tahu bahasa Inggris sama sekali, terus harus bicara bahasa Inggris. (Saya lalu) Belajar sama teman dan latihan akhirnya bisa," ujarnya.

Semangat dan kerja kerasnya berbuah manis. Dalam waktu dekat dia akan terbang ke Negeri Paman Sam. Angga mendapatkan beasiswa penuh untuk kuliah di jurusan Teknik Industri, Texas Tech University. Apa yang didapat Angga kembali menunjukkan bahwa setiap ada kemauan selalu ada jalan. Dan tidak ada perjuangan yang sia-sia.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(vit/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000