detikcom
Rabu, 18/07/2012 12:11 WIB

Selipkan Putau di Celana Dalam, 2 Orang Janda Ditangkap Polisi

Dhurandhara HKP - detikNews
Jakarta - Polisi menangkap dua orang janda yang sedang bertransaksi narkoba jenis putau. Saat digeledah polisi menemukan barang haram itu terselip di celana dalam salah seorang janda itu.

"Jadi ada dua pelaku, inisial V (21) dan P (23). V itu janda beranak satu. Ditangkap kemarin, Selasa (17/7) di Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Tanjung Duren, Jakarta Barat," ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat, AKP Budi Setiadi, saat dikonfirmasi, Rabu (18/7/2012).

Budi menjelaskan, keduanya bersikap defensif saat diperiksa. "Mereka tertawa waktu diperiksa. Waktu dicek, ternyata di celana dalam V ada empat paket putau yang harganya Rp 200 ribu," tambahnya.

Saat ini keduanya sudah diamankan di Mapolsek Tanjung Duren. Keduanya sedang menjalani tes urin. "Jika positif, baru kita teruskan," kata Budi.

Mengenai pemasok putau, saat ini polisi sedang melakukan pengejaran. Kesulitan terbesar adalah sang penjual tidak memiliki tempat jual yang bersifat menetap.

"Ya dia lari-lari, enggak kayak di Kampung Ambon. Sekarang sedang kita kembangkan ke sana," terang Budi.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(nal/nwk)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000