detikcom
Jumat, 13/07/2012 16:20 WIB

Kejagung Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Marwan dan @TrioMacan2000

M Rizki Maulana - detikNews
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) membentuk tim khusus mengusut kasus dugaan pencemaran nama baik Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejagung Marwan Effendi melalui sebuah akun twitter. Tim ini terdiri dari Jaksa Agung Muda bidang Intelijen (Jamintel) dan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

"Timnya antara lain Jampidsus, Jamintel. Saat ini masih sedang berjalan nanti hasil klarifikasi itu tentu akan kami evaluasi. Nanti kami akan sampaikan kepada publik," ujar Wakil Jaksa Agung, Darmono, di Gedung Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat, (13/7/2012).

Darmono mengaku belum mendapat laporan mengenai hasil pemeriksaan, termasuk hasil pemeriksaan terhadap salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus tersebut Salman Mariyadi.

"Karena itu pekerjaan tim, tim itu kan akan laporan kepada saya. Saya belum terima laporannya tunggu laporan dari Jamintel, Jampidsus," terang Darmono.

Kasus ini mencuat ketika, Boy melalui akun twitter miliknya dengan nama akun @fajriska, 'berkicau' mengenai kasus korupsi BRI pada tahun 2003. Di mana pada saat itu Marwan menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kajati DKI Jakarta yang menangani kasus tersebut.

Akibat kasus ini juga Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (Jamwas), Marwan Effendi, melaporkan mantan pengacara MA Rahman, M. Fajriska Mirza alias Boy ke Bareskrim Polri. Pelaporan ini terkait dengan pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Boy dilakukan di sosial media.

"Ya sudah melaporkan, tinggal menunggu permintaan keterangan dari penyidik. Sekarang yang saya kumpulkan domain name twitternya untuk bukti pelanggaran UU ITE," ujar Marwan Effendi di Gedung Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (21/6/2012).


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(riz/aan)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close