detikcom
Jumat, 13/07/2012 08:23 WIB

Menhub: Jumlah Pemudik Lebaran Tahun 2012 Akan Meningkat

Ray Jordan - detikNews
Foto: detikcom
Semarang, - Lebaran dijadikan momen untuk berkumpul keluarga. Bagi yang jauh dari keluarga, mereka akan pulang ke kampung halaman, atau biasa disebut mudik. Diperkirakan jumlah pemudik untuk tahun ini akan meningkat.

"Kami memprediksikan untuk jumlah pemudik tahun ini mengalami peningkatan," ujar Menteri Perhubungan, EE Mangindaan saat melakukan pemantauan persiapan penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2012 (1433 H), di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (13/7/2012).

Mangindaan menjelaskan, prediksi jumlah pemudik melalui angkutan jalan untuk tahun 2012 sebesar 5,5 juta penumpang, meningkat sekitar 1.3 persen dari 5,5 juta penumpang di tahun 2011.

Untuk angkutan sungai dan penyeberangan danau, meningkat sekitar 4,2 persen. Yaitu, dari 3,3 juta penumpang untuk 2012, dari 3,2 juta pada 2011.

Sementara itu, untuk angkutan jasa Kereta Api, diperkirakan akan mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan, Kementerian Perhubungan dan PT KAI akan mengawasi secara ketat pendistribusian dan penggunaan tiket agar hanya dapat dipergunakan oleh mereka yang membeli tiket.

"Kita ingin agar masyarakat merasa aman dan nyaman. Jadi, tidak boleh ada lagi penumpang yang tidak mendapatkan bangku atau berada ditempat yang tidak sewajarnya," ucap menteri.

Dari sekian banyak calon penumpang Kereta Api, diprediksi yang akan dilayanai 1,3 juta penumpang untuk 2012. "Kita juga telah rapatkan dengan dilakukan penambahan rangkaian kereta api. sehingga kita optimalisasikan melayani masyarakat. Yang penting keamanan dan keselamatan penumpang," jelasnya.

Untuk angkutan laut, Mangindaan juga mengatakan akan mengalami peningkatan sekiatr 1,5 persen. Yaitu dari 1,4 juta jiwa di tahun 2011, menjadi 1,5 juta jiwa di 2012.

Sementara itu, untuk angkutan udara, diperkirakan tahun ini akan meningkat sekitar 10 persen. Yaitu dari 2,9 juta penumpang, naik menjadi 3,2 juta penumpang.


(van/van)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel