Senin, 02/07/2012 13:48 WIB

Benny Bunuh Sopir Truk di Setiabudi karena Kesal Tak Diberi Uang Parkir

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Pelaku pembunuhan terhadap sopir truk yang jenazahnya ditemukan di Setiabudi, Jakarta Selatan, akhirnya ditangkap. Benny (51) ditangkap di Bekasi, Jawa Barat.

"Sudah ditangkap Jumat (29/6)," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Hermawan, saat dihubungi detikcom, Senin (2/7/2012).

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Setiabudi, Kompol Riftajudin, mengatakan penangkapan terhadap Benny diketahui dari pemeriksaan sejumlah saksi. Ada saksi yang melihat dan mengenal Benny.

"Kita lakukan pengembangan dan pengejaran. Akhirnya diketahui di Bekasi dan ditangkap," ujarnya.

Menurut Riftajudin, Benny membunuh karena kesal terhadap korban yang menolak membayar uang parkir. Setelah menusuk korban hingga tewas, Benny lantas kabur ke Manggarai.

"Dia naik kereta ke Bogor. Dia buang pisau di Depok UI," jelasnya.

Sebelumnya seorang pria ditemukan tewas dengan kondisi luka tusukkan pada Kamis (28/06), pukul 20.30 WIB. Pria tersebut ditemukan tak bernyawa dalam truk pengangkut pasir yang terparkir di Jl Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan. Korban diketahui bernama Pardi (62) asal Sukabumi, Jawa Barat.

(gus/vit)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel