Minggu, 01/07/2012 21:01 WIB
Maruarar Sirait: PDIP Tak Bercita-cita Jadi Partai Oposisi Seumur Hidup
"Karena kita mau konsentrasi, tahun ini tahun kaderisasi. Kaderisasi nasional, kaderisasi wanita dan pemuda. Dan juga membuat program yang bersentuhan langsung dengan rakyat, jadi kita ingin menjelaskan bahwa memang kita melihat, karena kita tidak bercita-cita seumur hidup jadi oposisi, tapi jadi partai pemerintah dengan cara memenangkan pemilih," kata Maruarar Sirait.
Hal itu disampaikan Maruarar di sela-sela kampanye akbar untuk Jokowi-Ahok di Parkir Timur, Senayan, Jakarta, Minggu (1/7/2012). Berikut wawancara lengkap wartawan dan Ara, panggilan akrab Maruarar:
Bagaimana soal pencapresan Ical?
Tadi sekjen Golkar (Idrus Marham) telepon saya, jam 15.00 WIB di Sentul, mengundang untuk hadir di sana. Saya menghormati setiap calon presiden, apakah itu Pak Ical, apakah itu Pak Prabowo, saya hormati. Kalau saya pribadi, walau partai saya belum memutuskan, betul Ibu Mega sudah dua kali belum berhasil, betul ibu Mega sudah senior walaupun Pak JK dan Pak Ical lebih tua umurnya. Tapi juga realitasnya kalau partai PDIP bersaingnya dengan Golkar, harus jujur ya coba saja cek survei.
Tapi kalau partai untuk presiden kita juga harus jujur, artinya faktanya pada saat PDIP belum menetapkan capres, Ibu Mega belum berkampanye, Ibu Mega surveinya paling tinggi. Lihat saja survei LSI, Indobarometer, CSI. Saya melihat sendiri, dan survei itu bukan dibiayai PDIP atau Ibu Mega. Saya kira isu tua muda sudah tidak laku lagi, artinya sekarang yang dilihat siapa yang bisa menyelesaikan masalah bangsa.
Apa saja masalahnya?
Masalah bangsa ada tiga, satu ekonomi. Betul makro, Pak SBY makro bagus tapi tidak berkualitas dan tidak berkeadilan. Buktinya pemerataan kurang, kesenjangan tinggi. Sektor riil kurang bergerak, yang paling banyak bergerak sektor industri seperti otomotif dan telekomunikasi.
Kedua hukum, hukum masih tebang pilih. Century mana? BLBI mana? Mafia pajak mana?
Ketiga yang sangat memperihatinkan sebagai bangsa Pancasilais adalah pluralisme. Begitu banyak kekerasaaan atas nama agama dan suku.
Menurut saya, pemimpin ke depan dengan bantuan media, harus bisa menjawab tiga persoalan itu. Sehingga tidak pilih kucing dalam karung.
Kenapa PDIP belum menunjuk capresnya?
Karena kita mau konsentrasi, tahun ini tahun kaderisasi. Kaderisasi nasional, kaderisasi wanita dan pemuda. Dan juga membuat program yang bersentuhan langsung dengan rakyat, jadi kita ingin menjelaskan bahwa memang kita melihat, karena kita tidak bercita-cita seumur hidup jadi oposisi, tapi jadi partai pemerintah dengan cara memenangkan pemilih.
Ical jadi capres pengaruhnya apa?
Tidak ada, kita mengucapkan selamat ke Pak Ical. Selamat berjuang, mari kita bersaing dengan sehat. Saya rasa semua pesaing berat. Pak Ical didukung partai besar pak Prabowo juga bagus, silakan mari kita bersaing dengan sehat dan adil.
Kita ini negarawan dan sportivitas dibangun. Kita tetap bersahabat, mari kita walau berbeda ayo berkawan baik.
(nwk/vit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Wawancara Terbaru
Indeks Wawancara ยป
-
Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
15 Tahun Reformasi
Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
-
Senin, 13/05/2013 12:52 WIB
Ahok Soal Waduk Pluit: Jadi, Siapa yang Langgar HAM?
-
Senin, 06/05/2013 09:41 WIB
Hakim Agung Supandi: Eksekusi Susno, MA Dijadikan Keranjang Sampah
-
Kamis, 02/05/2013 18:03 WIB
Adrianus Meliala Soal Susno: Orang yang Sengaja Melindungi, Bodoh
-
Jumat, 24/05/2013 12:12 WIB
4 Cerita Luthfi dan 'Hobi' Pijat di Rumah Darin
-
Jumat, 24/05/2013 20:30 WIB
Canda Ahok Soal Status Tersangka Farhat Abbas: Masak Lama Amat?
-
Jumat, 24/05/2013 16:06 WIB
Sebut Ahok Cina, Farhat Abbas Jadi Tersangka
-
Jumat, 24/05/2013 19:16 WIB
Kronologi Bunuh Diri Anggota Jatanras Polda Metro Jaya di Pulogadung
-
Jumat, 24/05/2013 10:29 WIB
3 Kisah 'Jatuh Bangun' Darin Menggapai Kelulusan Sekolah
-
Jumat, 24/05/2013 11:39 WIB
Kepsek Tak Tahu Darin Dinikahi Luthfi Hasan
-
Jumat, 24/05/2013 13:06 WIB
Jokowi Tak Gentar Dengan Ancaman Interpelasi DPRD DKI
-
Jumat, 24/05/2013 14:50 WIB
Fahri Hamzah Minta Darin Mumtazah Tak Penuhi Panggilan KPK
-
548 Komentar
-
365 Komentar
-
231 Komentar
-
205 Komentar
-
204 Komentar
-
145 Komentar
-
136 Komentar
-
123 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 17:59 WIB
Busyro: PKS Bukan Partai Malaikat!
-
Jumat, 24/05/2013 17:44 WIB
Mau Malam Minggu, Staf Korlantas Minta 'Tambah Darah' ke Sukotjo
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
