Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 30/06/2012 22:58 WIB

Si Anak Singkong, Buku Perjalanan Hidup Chairul Tanjung Diluncurkan

Fajar Pratama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Si Anak Singkong, Buku Perjalanan Hidup Chairul Tanjung Diluncurkan Foto: Fajar/detikcom
Bandung, - Pengusaha nasional Chairul Tanjung hari ini meluncurkan buku otobiografinya yang bertajuk 'Chairul Tanjung Si Anak Singkong'. Sebuah buku yang merangkum kisah Chairman CT Corp ini mulai dari usaha menjual es mambo untuk menambah biaya sekolah sampai mampu membangun kawasan wisata dan bisnis terpadu.

Bertempat di Ballroom Hotel The Trans, Bandung, Sabtu (30/6/2012) malam, peluncuran buku setebal 384 halaman ini dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II di antaranya Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menhan Purnomo Yusgiantoro, dan Menteri ESDM Jero Wacik.

Buku ini ditulis oleh wartawan Kompas Tjahja Gunawan Diredja dan diterbitkan penerbit Kompas Gramedia. Prosesi peluncuran buku berwarna dominan coklat keemasan ini ditandai dengan penyerahan buku tersebut dari Chairul Tanjung ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Selamat kepada Bung Chairul Tanjung atas peluncuran bukunya, serta selamat ulang tahun," tutur SBY kepada Chairul Tanjung yang berulang tahun ke-50 pada 16 Juni 2012 lalu.

Sambutan juga diberikan oleh Pemimpin Umum Kompas Gramedia Jakob Oetama. Dalam sambutannya Jacob begitu terharu dengan kisah hidup Chairul yang begitu terjal berliku. Ada dua peristiwa dalam buku itu yang diingat betul oleh Jacob.

"Pertama ketika ibu Pak Chairul terpaksa menjual kain kesayangannya untuk menambah biaya kuliah. Kedua pak Chairul mendapatkan kesempatan untuk mengantarkan ibunda untuk naik haji," ujar Jacob.

Jacob juga menggarisbawahi semangat Chairul yang memiliki tekad besar untuk memberikan lapangan kerja yang luas. "Sekarang cita-citanya jangan hanya memiliki 75.000 karyawan tapi 150.000. Dia seorang wirausahawan yang memiliki rasa tanggung jawab," papar Jacob.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fjr/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%