Senin, 25/06/2012 14:27 WIB
Ini Lokasi Pengaduan Pungutan Liar Penerimaan Siswa
Ada 7 perwakilan Ombudsman yang siap menampung pengaduan itu. 35 posko jaringan ICW di seluruh Indonesia juga akan dijadikan tempat pengaduan hal yang sama.
Ini tujuh pos perwakilan Ombudsman:
1. Jawa Barat di Jl PHH Mustofa, Gedung Dapensos
2. Yogyakarta-Jawa Tengah di Jl Wolter Monginsidi No 20, Yogya
3. Sumut-NAD di Jl Majapahit No 2, Medan
4. Sulut-Gorontalo di Jl Babe Palar No 57, Tanjung Batu, Manado
5. Jawa Timur di Jl Embong Kemiri No 23, Surabaya
6. Kalimantan Selatan di Jl Brigjen H Hasan Basry, Komplek Kejaksaan, Banjarmasin
7. NTT-NTB di Jl Veteran No 4 Pasir Panjang, Kupang.
ICW dan jaringannya juga membuka pos yang tersebar di 35 wilayah, di antaranya adalah:
1. Kantor ICW di Kalibata
2. Serikat Guru Tangerang, Perumahan Citra Raya, Jl Irama 8 Blok 1, Cikupa
3. Garut Governance Watch, Jl Pajajaran Gang Sagaranten No 157, Garut
4. Lembaha Pendidikan Rakyat Anti Korupsi di Jl Melati VI No 3, Makassar
5. Kantor Pattiro Semarang di Jl Wonodri Joho I No 986 G
6. Sumba Barat di Jl A Yani No 145.
Menurut anggota Ombudsman bidang pendidikan, Budi Santoso, selain berdasarkan pengaduan, pihaknya juga bisa proaktif mendapatkan data dari media. Ombudsman berjanji akan langsung mengirimkan tim untuk memverifikasi data tersebut.
"Kita bisa secara aktif memantau, lalu mengirimkan tim untuk verifikasi. Misalnya dapat data dari media cetak, elektronik atau radio," kata Budi dalam jumpa pers di Ombudsman, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin (25/6/2012).
Ombudsman juga memiliki wewenang untuk mendatangi sekolah dan mewawancarai orang tua murid terkait dugaan pengutan liar. "Kita punya wewenang memanggil kepsek, dinas bahkan kanwil," tegas Budi.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(mok/aan)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Singapura 'Dikepung' Asap dari Indonesia, Menhut: Kita Terus Berusaha!
479 share this. -
Gantikan Bajaj Butut, Pemprov DKI Siapkan Bajaj Listrik Swedia
301 share this. -
PNS di Ciamis Diciduk Polisi Saat Hisap Ganja
300 share this. -
Langkah Jokowi Batasi Jam Kelab Malam Diapresiasi KPAI
266 share this. -
Tahun Depan PRJ Lebih Baik Diadakan di 5 Kota Madya DKI Jakarta
245 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 20/06/2013 14:25 WIB
Pengacara Pemprov DKI Tak Hadir, Sidang Gugatan Penangguhan UMP Ditunda
-
Kamis, 20/06/2013 14:22 WIB
Ini Sikap 5 Parpol Anggota Koalisi Soal PKS
-
Kamis, 20/06/2013 14:19 WIB
35% Caleg DPR RI Tinggal di Jakarta, JPPR: Biaya Kampanye Mahal
-
Kamis, 20/06/2013 14:17 WIB
35% Caleg DPR RI di Seluruh Dapil Berasal dari Jakarta
-
Kamis, 20/06/2013 14:15 WIB
Syarief: Pilihan PKS Cuma 2, Mundur atau Dikeluarkan dari Koalisi
-
Kamis, 20/06/2013 13:47 WIB
Hendropriyono: Saya Bekas Prajurit, Saya Yakin Mereka Tidak Setolol Itu
-
Kamis, 20/06/2013 13:59 WIB
Dikejar Massa, Ketua Komnas HAM Diamankan PM
-
Kamis, 20/06/2013 13:21 WIB
8 Fakta Kasus Cebongan
-
Kamis, 20/06/2013 12:26 WIB
Respons Meyakinkan Serda Ucok Cs Setelah 2 Jam Berdiri Dengarkan Dakwaan
-
Kamis, 20/06/2013 11:52 WIB
Ahok Ganjar Juru Kunci Makam Tubagus Angke Hadiah Umroh
-
Kamis, 20/06/2013 12:45 WIB
Foto dengan Fathanah di Rutan, Sefti Mengaku Salah
-
Kamis, 20/06/2013 12:58 WIB
Foto Close-up Hingga Berjas, Ini Gaya Caleg Artis PAN di Daftar KPU
-
Kamis, 20/06/2013 13:01 WIB
Wasekjen PD: Sayonara, PKS!
-
435 Komentar
-
358 Komentar
-
223 Komentar
-
201 Komentar
-
195 Komentar
-
193 Komentar
-
183 Komentar
-
178 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Kamis, 20/06/2013 11:11 WIB
Siap-siap, Besok Malam Ada Pengumuman Kenaikan Harga BBM
-
Kamis, 20/06/2013 11:09 WIB
Kedatangan Komnas HAM Disoraki Massa Pendukung Kopassus
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)










_3.gif)

Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

