Minggu, 24/06/2012 20:20 WIB
Debat Cagub DKI, Jokowi Janjikan Kartu Sehat & Kartu Pintar
"Perbaikan Jakarta harus dimulai dari tata kelola anggaran yang baik. Kami siapkan kartu Jakarta sehat dan kartu Jakarta pintar," ujar Jokowi, dalam debat yang digelar KPU DKI di Hotel Gran Melia Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Minggu, (24/6/2012).
Menurut cagub yang akrab disapa Jokowi itu, kartu Jakarta sehat digunakan bagi pelayanan kesehatan warga DKI Jakarta, sementara kartu Jakarta pintar digunakan sebagai pelayanan pendidikan.
"Kartu Jakarta pintar ini digunakan bagi SD, SMP, dan SMA, negeri maupun swasta. Kami melihat di lapangan, banyak anak SMA yang tidak bisa ikut ujian karena tidak bisa mengmbil rapotnya," tutur Wali Kota Solo itu.
Ia menegaskan bahwa kartu itu dihadirkan sebagai wujud dari sistem yang akan dibangun. Karena menurut Jokowi, sistem cukup dibangun satu tahun, sementara pada tahun berikutnya adalah monitoring terhadap program.
"Yang paling penting adalah membangun sistemnya, percuma memperbaiki anggaran tapi sistemnya tidak. Tahun ini 800 miliar anggaran kesehatan, kalau sistemnya tidak dibangun percuma," pungkasnya.
KPU DKI Jakarta untuk pertama kalinya menggelar Debat Kandidat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2012. Menurut Ketua KPU DKI Jakarta, debat cagub merupakan salah satu metode kampanye KPUD dalam memperkenalkan kandidat kepada warga DKI Jakarta.
"Ini agar menjadi pengetahuan, pemahaman dan penilaian bagi pemilih terhadap calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. Sehingga bisa menjadi pertimbangan dalam memilih," ujar Ketua KPU DKI, Dahliah Umar, dalam kesempatan yang sama.
(vit/nvt)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Kasus Kredit Fiktif BJB
183 share this. -
Alat Pemantau Gempa di Gunung Bromo Hingga Merapi Juga Pernah Dicuri
0 share this. -
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
0 share this. -
Pria yang Ditembak Mati FBI Itu Teman Tinju Tamerlan Tsarnaev
0 share this. -
Polisi Gagalkan Upaya Penyelundupan 170 Kg Ganja di Aceh
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 23/05/2013 06:24 WIB
Truk Terguling di Tol Slipi, Lalin Arah Cawang Padat Merayap
-
Kamis, 23/05/2013 05:16 WIB
Alat Pemantau Gempa di Gunung Bromo Hingga Merapi Juga Pernah Dicuri
-
Kamis, 23/05/2013 03:45 WIB
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
-
Kamis, 23/05/2013 02:21 WIB
Seorang Pria Jadi Korban Kekerasan Geng Motor di Medan
-
Kamis, 23/05/2013 01:40 WIB
Polisi Gagalkan Upaya Penyelundupan 170 Kg Ganja di Aceh
-
Kamis, 23/05/2013 05:16 WIB
Alat Pemantau Gempa di Gunung Bromo Hingga Merapi Juga Pernah Dicuri
-
Kamis, 23/05/2013 06:24 WIB
Truk Terguling di Tol Slipi, Lalin Arah Cawang Padat Merayap
-
Kamis, 23/05/2013 02:58 WIB
Pria yang Ditembak Mati FBI Itu Teman Tinju Tamerlan Tsarnaev
-
Kamis, 23/05/2013 02:21 WIB
Seorang Pria Jadi Korban Kekerasan Geng Motor di Medan
-
Kamis, 23/05/2013 00:44 WIB
Sebelum Gantung Diri, Ateng Berniat Cerai dengan Istrinya
-
Kamis, 23/05/2013 03:45 WIB
Awasi Dana Parpol, KPU Siap Kerjasama dengan PPATK
-
Kamis, 23/05/2013 06:39 WIB
Alat Pemantau Gempa di Gunung Dicuri, Keselamatan Masyarakat Terancam
-
Kamis, 23/05/2013 00:11 WIB
Caleg di Sultra Tewas Usai Rebutan Nomor Urut, PAN Serahkan ke Polisi
-
542 Komentar
-
362 Komentar
-
229 Komentar
-
217 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
162 Komentar
-
146 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,844.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 16:48 WIB
Pasca Tornado, Menlu RI Ingatkan WNI di Oklahoma Tetap Waspada
-
Rabu, 22/05/2013 16:27 WIB
Cerita Politikus PKS Tamsil Linrung Soal Kenakalan Fathanah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
