Jumat, 22/06/2012 15:20 WIB
Foke: Jakarta Selevel dengan Rio de Janeiro, Beijing, Guangdong & Kuala Lumpur
"Menurut data yang dirilis UNDP, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia Kota Jakarta berada pada kelompok high human development. Sejajar dengan kota Rio de Janeiro, Beijing, Guangdong dan Kuala lumpur," ujar Foke.
Foke mengatakan itu dalam sambutannya pada rapat paripurna istimewa tentang perayaan ultah Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2012).
Menurut Foke, IPM selama 5 tahun terakhir di Jakarta mengalami peningkatan dari 76,6 pada tahun 2007 menjadi 78 pada tahun 2011. Nilai ini di atas rata-rata tingkat nasional yang mencapai 72,60 dan merupakan yang tertinggi pada level provinsi secara nasional.
"Angka IPM tersebut menunjukkan bahwa tingkat kesehatan, pendidikan dan kemampuan daya beli masyarakat Jakarta lebih tinggi dibandingkan daerah lain di Indonesia," ujar pria berkumis ini.
Foke menuturkan pada 2011, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita mendekati angka US$ 11 ribu per kapita. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan dengan PDRB tahun 2010 sebesar US$ 9.973. Angka tersebut juga lebih tinggi dibandingkan dengan PDB/kapita nasional yang sekitar US$ 3.500.
"Pada tahun 2011, harga-harga di Jakarta relatif terkendali dan inflasi tercatat sebesar 3,97 persen," kata Foke.
Foke mengklaim selama 2011 telah berhasil disediakan lapangan kerja baru untuk 258 ribu orang. Dengan pertambahan angkatan kerja sebanyak 264 ribu maka tingkat pengangguran dapat ditekan menjadi 10,83 persen.
"Angka ini (pengangguran) lebih rendah dibanding tahun 2010 yang tercatat sebesar 11,32 persen," kata Foke yang mengenakan baju khas Betawi warna hitam ini.
(nik/vit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Pemerintah Siap Implementasikan Kurikulum 2013 Mulai 15 Juli
334 share this. -
Kecanggihan Electronic Banking Center BCA Hadir di Surabaya
0 share this. -
The New Samsung Smart TV 2013
0 share this. -
Tornado Hebat Landa Oklahoma, 10 WNI Selamat
0 share this. -
Sinchan: Sex, Drugs, and Criminal
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Selasa, 21/05/2013 08:25 WIB
Luthfi Jelaskan Pushtun, Suku di Pakistan yang Wanitanya Terkenal Cantik
-
Selasa, 21/05/2013 08:21 WIB
PBHI Undang Ahok Isi Kuliah Umum di Komnas HAM
-
Selasa, 21/05/2013 07:59 WIB
Tornado Hebat Landa Oklahoma, 10 WNI Selamat
-
Selasa, 21/05/2013 07:01 WIB
Misteri Rumah Irjen Djoko yang Berisi Banyak Uang Dollar
-
Selasa, 21/05/2013 05:32 WIB
Dengan Sistem Multidoor, Pelaku Pidana Sektor Kehutanan Sulit untuk Lolos
-
Selasa, 21/05/2013 07:01 WIB
Misteri Rumah Irjen Djoko yang Berisi Banyak Uang Dollar
-
Selasa, 21/05/2013 07:34 WIB
Sinchan: Sex, Drugs, and Criminal
-
Selasa, 21/05/2013 07:51 WIB
Kepada Presiden Myanmar, Obama Minta Kekerasan Terhadap Muslim Dihentikan
-
Selasa, 21/05/2013 07:23 WIB
Tornado Raksasa di Oklahoma, 10 Korban Tewas Ditemukan
-
Selasa, 21/05/2013 06:11 WIB
Tornado di Oklahoma Tergolong Sangat Kuat, Bisa Menyapu Bangunan Permanen
-
Selasa, 21/05/2013 06:29 WIB
Dilewati Tornado Raksasa, 2 SD di Oklahoma Luluh Lantak
-
Selasa, 21/05/2013 05:59 WIB
Tornado Besar 'Beraksi' di Oklahoma, Hantam Pemukiman & Sekolah
-
Selasa, 21/05/2013 07:55 WIB
Tornado Hebat Landa Oklahoma, 10 WNI Selamat
-
354 Komentar
-
234 Komentar
-
229 Komentar
-
210 Komentar
-
207 Komentar
-
206 Komentar
-
174 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,837.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 19:23 WIB
KPK: Data Oknum PKS yang Terima Dana dari Fathanah Akan Dibuka di Sidang
-
Senin, 20/05/2013 18:44 WIB
PPATK: Fathanah Alirkan Dana ke 40 Lebih Perempuan
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.

