detikcom
Jumat, 22/06/2012 10:43 WIB

Diperiksa KPK, Max Ditanya Soal Kesaksian Angie di TPF Demokrat

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Sebelum kasus wisma atlet bergulir panjang, Partai Demokrat melalui tim pencari fakta (TPF) telah mengklarifikasi sejumlah kadernya mengenai perkara itu. Hari ini Max Sopacua, anggota TPF pun dipanggil untuk ditanya mengenai kesaksian Angelina Sondakh kala itu.

Hal tersebut disampaikan Max merujuk pada pemberitahuan KPK mengenai pemanggilan hari ini. "Dulu kan ribut soal TPF itu. Ada beberapa keterangan yang akan dimintai," ujar Max di kantor KPK, Jumat (22/6/2012).

Santer beredar kabar, Angie dalam kesaksiannya di hadapan TPF Demokrat mengakui menerima sejumlah uang dalam satuan milliar, dan dia teruskan ke Mirwan Amir. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Max Sopacua menolak berkomentar.

"Itu yang mau diklarifikasi, nantilah. Saya hanya akan sampaikan ke penyidik, bukan orang lain," ujar Max.

Angie ditetapkan sebagai tersangka sejak Januari silam. Dia menjadi tersangka untuk kasus wisma atlet dan Kemendiknas sekaligus.


Per-1 Juni, PT.KAI Commuter Jabodetabek berlakukan tarif progresif. Selengkapnya di "Reportase Malam", pukul 02.52 WIB, hanya di Trans TV.

(fjp/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel