detikcom
Kamis, 21/06/2012 10:06 WIB

RI Terancam Negara Gagal, Denny: Jangan Lihat Peringkat, Tapi Indeksnya

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Indonesia masuk dalam wilayah bahaya (in danger) dalam indeks negara gagal yang dilakukan oleh lembaga riset nirlaba The Fund for Peace dan menempati urutan 63 dari 177. Namun berdasarkan nilai indeks dari tahun 2005 hingga 2012, nilai Indonesia semakin membaik.

"Dengan melihat kecenderungan peringkat sejak tahun 2005, dan skor yang terus membaik, sehingga indeks negara gagal kita di 2012 berada pada angka 80,6," ujar Wakil Menteri Menkum HAM Denny Indrayana lewat rilis yang diterima detikcom, Kamis (21/6/2012).

Denny menjelaskan, sejak tahun 2005 nilai indeks Indonesia terus membaik. Disebutkan pada tahun 2006 nilai indeks Indonesia adalah 89,2, lalu pada tahun 2007 naik menjadi 84,4.

"Nilai 83,3 pada tahun 2008; 84,1 pada tahun 2009; 83,1 ditahun 2010; 81,6 pada tahun 2011 dan terakhir 80,6 tahun 2012," sebutnya.

Oleh karenanya, Denny menilai sangat tidak fair jika menilai Indonesia menuju negara gagal dengan hanya mendasarkan pada peringkat Indonesia yang turun hanya satu di tahun 2012, tanpa melihat nilai indeks yang terus membaik di tahun sebelumnya sejak tahun 2005.

"Peringkat 63 di tahun 2012 memang penurunan dibandingkan peringkat 64 di tahun 2011. Namun, tetap jauh lebih baik dari peringkat terburuk ke-32 di tahun 2006, 55 tahun 2007, 60 tahun 2008, 62 tahun 2009, 61 tahun 2010," terangnya.

Nilai indeks Indonesia 80,6 adalah nilai indeks tertinggi sejak survei diadakan oleh lembaga Fund for Peace. Denny juga menyimpulkan bahwa Indonesia bukan malah mendekat menuju negra gagal tetapi semakin jauh berdasarkan survei tersebut.






Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(fiq/nwk)



Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000