detikcom
Senin, 18/06/2012 16:00 WIB

Artis Alba Fuad Pakai Sabu Biar Lebih Segar & Pede

Pandu Triyuda - detikNews
Alba Fuad
Jakarta - Artis Alba Fuad diadili dalam kasus narkotika jenis sabu. Perempuan yang pernah main film Warkop DKI era 80-an -- yang ditangkap bersama John Kei ini -- mengaku sabu meningkatkan percaya dirinya (pede).

"Lebih segar dan lebih pede. Alasannya ingin tahu juga," ujar Alba saat ditanya hakim ketua Pranoto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera, Senin (18/6/2012).

Sidang ini beragendakan pemeriksaan terhadap terdakwa Alba Fuad. Keponakan penyanyi Ahmad Albar ini mengaku menggunakan sabu sejak sekitar tahun 2002. Menurut Alba, sebelumnya dia menggunakan ekstasi.

Sementara itu, saat ditanya Ketua JPU Purwaningtyas tentang frekuensi konsumsi sabu, Alba mengaku hanya sesekali saja menenggak barang haram tersebut.

"Nggak menggunakan tiap hari, cuma sesekali saja," kata

Alba yang mengenakan kemeja putih dipadu jins biru dengan sepatu hak tinggi ini. Sidang dilanjutkan 2 minggu lagi pada Senin 2 Juli 2012 dengan agenda penuntutan dari JPU.

Alba ditangkap polisi pada 17 Februari 2012 lalu di Hotel C'One, Jl Ahmad Yani, Jakarta, bersama John Kei. Dia diduga memiliki sabu dan saat dites, urinenya mengandung narkoba.

Sidang perdana Alba digelar 4 Juni 2012. Jaksa menjeratnya dengan pasal 112 ayat 1 UU No 35/2009 tentang Narkotika. Dia juga dikenai pasal 127 ayat 1 huruf a dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.




(nik/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    45%
    Kontra
    55%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel