detikcom
Kamis, 14/06/2012 11:05 WIB

Kongres Mahasiswa di Universitas Riau Berujung Ricuh, 3 Orang Luka

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jakarta - Kongres Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Riau awalnya hanya diwarnai debat dan adu argumen. Namun tak dinyana, perdebatan itu malah berujung bentrokan. Akibatnya, tiga orang dilaporkan terluka.

Peristiwa ini terjadi mulai pukul 20.00 WIB, Rabu (13/6/2012) malam di kampus Unri, Kawasan Panam, Pekanbaru, Riau. Ada dua kubu mahasiswa yang saling berdebat, mereka yang pro terhadap pelaksanaan kongres, dan kubu lainnya yang kontra.

Perdebatan itu akhirnya memanas menjelang tengah malam hingga kongres pun diskors. Namun tak disangka, mahasiswa yang masih belum puas berdebat, malah bentrok di luar gedung kampus.

Kedua kubu saling melempar batu hingga dinihari. Aksi kejar-kejaran antarmahasiswa pun tak bisa terhindarkan. Tiga mahasiswa terluka di bagian kepala akibat lemparan batu.

Tidak hanya itu, ada juga tiga wartawan peliput yang menjadi sasaran amukan mahasiswa. Mereka terluka di bagian kepala.

Aksi baku hantam mahasiswa ini sampai ke luar kampus. Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat masih mencoba menenangkan para mahasiswa.

"Tadi malam itu ketika terjadi bentrok sejumlah dosen sempat turun tangan dan rektor juga tadi malam dipanggil untuk mendamaikan kedua belah pihak dan polisi juga ramai di kampus kami," kata Saiful, salah seorang mahasiswa, kepada detikcom.

Sementara itu, Kasat Reskirm Polres Pekanbaru, AKP Arif Fajar, membenarkan ada peristiwa tersebut. Namun menurutnya pelaksanaan kongres merupakan internal mahasiswa, polisi tidak ikut campur urusan itu.

"Kita sampai saat ini belum, menerima laporan soal pengaduan korban. Soal urusan kongres itu kan internalnya pihak kampus kita tidak ikut campur urusan itu," ujar Arif kepada detikcom.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/vta)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%