detikcom
Rabu, 13/06/2012 15:21 WIB

Termasuk Ibu & 5 Anaknya, 72 Orang Tewas di Suriah Dalam Sehari

Rita Uli Hutapea - detikNews
pembantaian di Houla (Reuters)
Damaskus, - Lagi-lagi korban jiwa kembali berjatuhan di Suriah. Sedikitnya 72 orang, mayoritas warga sipil, tewas dalam sehari di sejumlah wilayah Suriah. Bahkan seorang ibu dan lima anaknya yang diculik, telah ditemukan tewas pada Selasa, 12 Juni waktu setempat.

"Mayat seorang wanita dan lima anaknya yang diculik pada Senin malam, ditemukan di Desa Qustal Mukhtar (di Provinsi Aleppo)," demikian disampaikan kelompok pengamat HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (13/6/2012).

Menurut Observatory, kekerasan terparah terjadi di Aleppo di mana pasukan rezim menggempur sejumlah desa hingga menewaskan 19 orang. Termasuk di antaranya 13 wanita dan anak-anak.

Ditambakan Observatory, di antara para korban tewas pada Selasa tersebut, 24 orang di antaranya adalah pasukan rezim Suriah.

Pihak koalisi oposisi utama Dewan Nasional Suriah (SNC) menyebut gempuran pasukan pemerintah itu "biadab" dab menuding rezim telah melakukan "pembantaian membabi-buta" atas warga sipil Suriah, termasuk wanita dan anak-anak.

Menurut Observatory, lebih dari 14.100 orang telah tewas di Suriah sejak revolusi menentang Presiden Bashar al-Assad pecah di negara itu pada Maret 2011 lalu. Pejabat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahkan menyebut bahwa Suriah saat ini tengah dilanda perang saudara berskala penuh.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(ita/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000