Rabu, 13/06/2012 09:32 WIB
KontraS Catat 17 Insiden Penembakan Terjadi di Papua
"Insiden Penembakan Misterius (Petrus) tahun 2012 meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan catatan KontraS, tahun 2011 terjadi 13 peristiwa, satu peristiwa terjadi tahun 2010 dan 12 peristiwa tahun 2009, " ujar Koordinator KontraS, Haris Azhar, dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Rabu (13/6/2012).
Terhitung semester awal 2012, tepatnya 11 Juni, tercatat 17 kasus penembakan yang terjadi di Papua. Aksi brutal petrus itu berakibat 7 warga dan 1 jurnalis tewas. Sementara 10 orang termasuk WN Jerman, Dietmar Pieper mengalami luka. Polisi menyebut para pelaku tersebut adalah orang tidak dikenal.
"Nampaknya aparat kepolisian kesulitan membongkar maupun menangkap para pelaku penembakan misterius. Ini bisa dilihat dari lambannya pengusutan kasus kematian Terjoli Weya, yang ditembak di jalan antara Kantor Koramil 1701 dan Markas TNI AD Perwakilan Jayawijaya (1/05)," terang Haris.
Berikut tabulasi aksi petrus terhitung Januari-Juni 2012 yang dilansir KontraS:
Januari 2012
Terjadi 2 kasus penembakan. Korban tewas dari polisi 1 orang dan 1 dari warga sipil.
Februari 2012
4 Kali kasus penembakan yang dilakukan orang tidak dikenal (OTK). Akibat peristiwa ini, 1 orang tewas dari polisi, 2 warga, serta 6 orang warga mengalami luka.
Maret 2012
Terjadi 1 kali kasus petrus yang menelan korban jiwa 1 personel TNI.
April 2012
1 Kasus penembakan dengan korban seorang jurnalis.
Mei 2012
Terdapat insiden penembakan yang menewaskan 2 warga Indonesia dan 1 warga negara asing terluka.
Juni 2012
Di bulan ini aksi penembakan mulai terlihat meningkat, yaitu 6 kali kasus penembakan. Akibatnya, 2 warga tewas, 1 personel TNI dan 1 personel polisi, serta 3 warga mengalami luka.
Peristiwa terbaru terjadi Minggu (10/6) malam, sekitar pukul 21.00 Wit. Seorang satpam, Tri Sasono, tewas ditembak saat sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R nomor polisi DS 3816 AE di halaman gedung FKIP kawasan Kampus Universitas Cenderawasih, Abepura, Kota Jayapura.
Sebelumnya, Rabu (6/6), sekitar pukul 21.00 Wit, Arwan Kusdini, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Komando Daerah Militer (KODAM) XVII/Cenderawasih juga menjadi korban penembakan misterius, saat membonceng penumpang yang diduga sebagai pelaku penembakan. Polisi menyebut korban mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan.
Sehari sebelumnya (5/06), sekitar pukul 22.00 Wit, Iqbal Rivai dan Hardi Jayanto yang sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya ditembak oleh pelaku di daerah Pelabuhan Porasco Jayapura. Kedua korban mengalami luka tembak di pinggang kanan tembus ke perut. Saat ini, kedua korban masih dirawat di RSUD Dok 2 Kota Jayapura.
Kejadian dengan pola serupa juga dialami Golberth Febrian Madika, seorang pelajar SMA Alam Kudus Papua. Awalnya korban yang mengendarai sepeda motor Honda jenis Kharisma bernomor polisi DS 2544 AN sedang melintas di turunan Skyline, dekat Kantor Otonom, namun tiba-tiba korban dipepet oleh sebuah sepeda motor dan langsung melakukan penembakan. Korban mengalami luka tembak pada bagian punggung kanan hingga tembus bagian dada depan dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Dok II Jayapura.
Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.
(ahy/rmd)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Out Of Control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
456 share this. -
Hujan Diperkirakan Guyur Wilayah Jabodetabek Sore Hingga Malam Hari Ini
438 share this. -
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
426 share this. -
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
407 share this. -
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
390 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 25/05/2013 13:25 WIB
Dua Rumah di Makassar Nyaris Terbakar Gara-gara Tawuran Warga
-
Sabtu, 25/05/2013 13:14 WIB
Pengacara Luthfi: Jadi Lawyer Fathanah, Rozi Punya Konflik Kepentingan
-
Sabtu, 25/05/2013 13:01 WIB
PKS: Yudi Setiawan Terkait Fathanah, Bukan dengan Struktural Partai
-
Sabtu, 25/05/2013 12:54 WIB
Kopi Darat dengan Abdul, Wanita Pemotong Kelamin Pura-pura Jadi Umay
-
Sabtu, 25/05/2013 12:27 WIB
Pengacara: Luthfi Telepon Rozi karena Sama-sama Orang PKS
-
Sabtu, 25/05/2013 12:54 WIB
Kopi Darat dengan Abdul, Wanita Pemotong Kelamin Pura-pura Jadi Umay
-
Sabtu, 25/05/2013 12:14 WIB
Wanita Pemotong Kelamin: Cutter Sudah Dipersiapkan Kalau Abdul Macam-macam
-
Sabtu, 25/05/2013 10:51 WIB
3 Aksi Fathanah Bikin Luthfi Semakin 'Gila'
-
Sabtu, 25/05/2013 12:05 WIB
Niatan DPRD DKI Gelar Interpelasi pada Jokowi Hanya Sensasi
-
Sabtu, 25/05/2013 11:50 WIB
Malam Sebelum Dibunuh, Tentara Inggris Kirim Pesan Sayang ke Ibunda
-
Sabtu, 25/05/2013 13:00 WIB
Mengenaskan! Petugas Kebun Binatang Inggris Tewas Diserang Harimau
-
Sabtu, 25/05/2013 09:51 WIB
4 Gebrakan Ahok Preteli Fasilitas Anak Buah
-
Sabtu, 25/05/2013 12:23 WIB
Pengacara: Luthfi Telepon Rozi karena Sama-sama Orang PKS
-
551 Komentar
-
367 Komentar
-
252 Komentar
-
207 Komentar
-
205 Komentar
-
175 Komentar
-
145 Komentar
-
145 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Sabtu, 25/05/2013 00:19 WIB
Angka Kelulusan SMK di Semarang Menurun
-
Jumat, 24/05/2013 23:42 WIB
Berandai-andai Jokowi Dimakzulkan DPRD, Ahok: Bagus Dong, Bisa Nyapres
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
