detikcom
Senin, 11/06/2012 16:29 WIB

Kepala BIN: Masyarakat Papua Harus Tolak Kelompok Bersenjata

Rachmadin Ismail - detikNews
Halaman 1 dari 3
Jakarta - Aksi penembakan yang terjadi di Papua, semakin meresahkan karena berlangsung di perkotaan. Untuk mengatasinya, tidak hanya peran aparat keamanan saja, masyarakat Papua juga harus ikut turun tangan.

"Kalau masyarakat ini tidak memberikan dukungan kepada mereka yang ingin merdeka, itu tidak akan ada. Jadi peran serta masyarakat itu kita butuhkan," ujar Kepala BIN Marciano Norman.

Marciano meminta agar masyarakat tidak apriori terhadap operasi yang dilakukan aparat. Segala bentuk informasi penting bagi pengamanan Papua.

Berikut wawancara dengan Marciano Norman saat ditemui usai mendampingi Presiden SBY melakukan kunjungan kerja di Bali, Senin (11/6/2012):

Bagaimana situasi Papua, Pak?

Tadi malam masih ada penembakan. Korbannya tukang ojek di depan kampus. Jadi bukan mahasiswa, tukang ojek yang sehari-hari bekerja di depan kampus.

Korban tukang ojek ini selama ini ada dua. Ini di Jayapura, sebelumnya ada tukang ojek yang juga pegawai PNS. Kerawanan khususnya di malam hari memang sangat tinggi. Seperti yang sudah saya katakan, ini ada bukti kuat ini kelompok bersenjata itu sudah mulai melakukan teror di kota.Next

Halaman 1 2 3

Korban salah tangkap dibakar hidup hidup dan ditembak agar mengakui tuduhan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
54%
Kontra
46%