Sabtu, 09/06/2012 07:10 WIB
Polisi Harus Kerahkan Intelijen Telusuri Perakitan Senjata Api Ilegal
Foto: Amel/detikcom
"Polisi harus menggunakan jaringan intelijennya untuk mengetahui peta atau informasi yang akurat berapa banyak pengrajin yang berkemampuan merakit senjata api. Siapa-siapa orang itu dan dimana saja tempatnya? Mereka harus diawasi dengan ketat dan diingatkan agar jangan membuat senpi lagi. Selama ini Polri sangat mengabaikan ini sehingga para pengrajin itu kurang terdata dan terawasi dengan baik," kata anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat, kepada detikcom, Sabtu (9/6/2012).
Menurut Martin, di beberapa wilayah memang senapan angin dijual bebas. Terkadang dirinya juga menemukan ada senjata api dijual dan dirakit di sejumlah bengkel di beberapa wilayah.
"Di sekitar kota Bandung banyak pengrajin senapan angin yang perlu didata. Mereka kalau tidak diawasi juga berpotensi membuat senpi rakitan. Disamping itu razia terhadap senjata api perlu terus menerus dila kukan. Jangan razia ini angin-anginan. Sesudah beritanya hilang razianya juga ikut berhenti," kata Martin.
Menurut Martin, polisi bertanggungjawab penuh menjaga ketentraman masyarakat. Jadi harus benar-benar menutup mata rantai peredaran senjata api ilegal.
"Harus disadari semua pihak bahwa maraknya penembakan-penembakan belakangan ini yang sering merenggut nyawa banyak orang adalah karena mudahnya orang mendapatkan senjata baik senjata seludupan maupun senjata rakitan,"tandasnya.
Kawasan Cipacing memang terkenal sebagai tempat pengrajin senapan angin. Kerajinan senapan angin ini memang diizinkan oleh aparat kepolisian untuk kegiatan olahraga dan berburu. Setiap pengrajin senapan angin di lokasi harus memiliki Surat Keterangan izin usaha.
Untuk diketahui, aparat menangkap tersangka Doni Rahman alias Doni Buntung di kawasan Cipacing, Cileunyi, Sumedang, Jawa Barat pada tanggal 6 Juni lalu. Dari tersangka yang biasa menjual senjata api untuk perampok ini mengakui bahwa senjata api rakitan jenis FN yang biasa dia jual itu berasal dari bengkel milik Teten di Cipacing. Kedua tersangka ini telah tewas dalam operasi yang dilakukan aparat Resmob Polda Metro Jaya pada Jumat (8/6) dinihari tadi. Keduanya melarikan diri saat bertransaksi.
Setelah menggerebek rumah Teten, aparat kepolisian menduga banyak pengrajin senapan angin yang merakit senjata api ilegal di Cipacing, Sumedang, Jawa Barat. Kasus ini terus didalami. Polisi pun sudah sudah mengumpulkan semua perakit senapan di Cipacing.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.
(van/van)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
4.564 Siswa Tak Lulus UN di Sumut
1,980 share this. -
Napi Tato Tweety Jual Sabu: Di Penjara Tak Ada yang Gratis
689 share this. -
Demi Hidup Mewah, Pegawai Bank Rela Alih Profesi Jadi Pengedar Sabu
487 share this. -
PPATK Siap Bantu KPU Awasi Dana Pemilu
448 share this. -
Jokowi Lantik Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Siapa Tergusur?
380 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Jumat, 24/05/2013 13:20 WIB
Kasus Pemukulan Wartawan-Mahasiswa
Mediasi Berlanjut, Polisi Tetap Proses Laporan 2 Pihak
-
Jumat, 24/05/2013 12:56 WIB
Proses Lelang Logistik Pemilu Dimulai Tahun Ini
-
Jumat, 24/05/2013 12:52 WIB
Kepsek Perkirakan Darin ke Sekolah Saat Penyerahan Ijazah
-
Jumat, 24/05/2013 12:47 WIB
BPK Laporkan 22 Perusahaan Pengeksploitasi Tambang Ilegal ke KPK
-
Jumat, 24/05/2013 12:20 WIB
4 Cerita Luthfi dan 'Hobi' Pijat di Rumah Darin
-
Jumat, 24/05/2013 12:12 WIB
4 Cerita Luthfi dan 'Hobi' Pijat di Rumah Darin
-
Jumat, 24/05/2013 11:39 WIB
Kepsek Tak Tahu Darin Dinikahi Luthfi Hasan
-
Jumat, 24/05/2013 12:08 WIB
Siswi SMA Dirawat di RS Setelah Diperkosa 3 Teman Lama
-
Jumat, 24/05/2013 12:48 WIB
Kepsek Perkirakan Darin ke Sekolah Saat Penyerahan Ijazah
-
Jumat, 24/05/2013 11:21 WIB
Kepsek: Darin Penampilannya Biasa, Pernah Tunggak SPP 6 Bulan
-
Jumat, 24/05/2013 12:12 WIB
Kepsek: Darin Selektif Berteman, Orang Tuanya Sangat Protektif
-
Jumat, 24/05/2013 10:29 WIB
3 Kisah 'Jatuh Bangun' Darin Menggapai Kelulusan Sekolah
-
Jumat, 24/05/2013 11:07 WIB
Kepsek: Darin Lulus dengan Nilai Bagus
-
582 Komentar
-
363 Komentar
-
220 Komentar
-
216 Komentar
-
207 Komentar
-
145 Komentar
-
140 Komentar
-
136 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 10:39 WIB
3 Kisah 'Jatuh Bangun' Darin Menggapai Kelulusan Sekolah
-
Jumat, 24/05/2013 10:24 WIB
Sefti Akui Pernah Disuruh Fathanah Antarkan Uang untuk Luthfi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
