Kamis, 07/06/2012 13:09 WIB

Proyek Underpass di Samarinda Longsor, Pekerja Tewas Tertimbun

Robert - detikNews
Lokasi proyek yang longsor/Robert-detikcom
Samarinda - Pekerja pembangunan terowongan angkutan tambang batu bara di Samarinda, Kalimantan Timur, tewas mengenaskan tertimbun longsoran tanah. Proyek pengerjaan underpass itu pun dihentikan seketika.

Keterangan diperoleh detikcom di lokasi, nahas yang menimpa korban yang diketahui bernama Darsono, terjadi sekitar pukul 09.15 WITA, Kamis (7/6/2012). Kejadian itu membuat panik pekerja lainnya.

Darsono yang tepat berada tepat di dasar terowongan di bawah badan jalan raya, tidak bisa menghindari longsoran tanah yang terjadi seketika. Lokasi kejadian sendiri berada di ruas jalan simpang tiga perbatasan kota Samarinda-Kutai Kartanegara.

"Saat kejadian tengah mengerjakan pemasangan pembesian (untuk konstruksi jalan terowongan). Memang ada pekerja di bawah, yang tertimbun satu orang (Darsono)," kata Pengawas Teknis perusahaan tambang batu bara PT Bukit Baiduri Energi (BBE), Opian, kepada wartawan saat ditemui di kantornya yang berlokasi di sekitar proyek, Kamis (7/6/2012) siang.

Menurut Opian, Darsono tercatat sebagai helper PT Bangun Cipta Karya, selaku kontraktor utama pengerjaan jalan terowongan angkutan tambang batu bara. Meski longsoran menimpa Darsono, Opian menyangkal insiden itu sebagai kelalaian.

"Bukan, bukan kelalaian. Tekstur tanah memang labil dan itu kejadian alam. Kita juga sudah preventif untuk membuat menahan longsoran," kilahnya.

"Kita sudah melakukan plesteran (semenisasi) tapi memang kondisi tanah labil. Itu faktor alam," tambahnya.

Usai kejadian, korban yang tertimbun berhasil dievakuasi dengan menggunakan alat berat bersama pekerja lainnya. Jenazah dibawa ke Kamar Jenazah RSU Abdul Wahab Syachranie Samarinda. Aparat kepolisian dari Polsekta Samarinda Ulu yang berada di lokasi, belum bersedia memberikan keterangan mengenai kejadian ini.

"Ya, jenazah dibawa ke rumah sakit (RSUD Abdul Wahab Syachranie Samarinda)," terang Opian.

Pasca kejadian, aktivitas proyek dihentikan sementara waktu. Jenazah juga sudah berada di kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Syachranie. Lokasi proyek terowongan berkedalaman sekitar lebih dari 3 meter itu pun sudah dipasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(try/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
38%
Kontra
62%
MustRead close