detikcom
Minggu, 20/05/2012 14:51 WIB

Prabowo Hadiri Peresmian Kantor GRIB Pimpinan Hercules

Septiana - detikNews
Jakarta - Prabowo Subianto menghadiri peresmian kantor Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB), ormas pimpinan Hercules yang merapat ke Gerindra. Hercules menyerukan anak buahnya untuk memenangkan Prabowo dalam Pilpres 2014.

"Ini merupakan peresmian kantor Gerakan Rakyat Indonesia Baru. Terimakasih atas datangnya Dewan Pembina Bapak Prabowo. Semoga tercapai visi-misi, tujuan, kita untuk 2014, persiapan mem-back up Gerindra, untuk bertarung merebut kemenangan Pemilu 2014 dan membuat Bapak Haji Prabowo menjadi presiden," demikian pidato Hercules yang berkemeja GRIB.

Acara ini bertempat di Jl Sakti Raya IV No 8, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (20/5/2012), berakhir sekitar pukul 14.45 WIB. Prabowo hadir dengan mengenakan kemeja warna putih. Acara ini dihadiri sekitar 2.000-an kader dan simpatisan.

Hercules berpesan kepada seluruh kader tidak takut kecuali takut pada Allah. "Kita tidak usah takut pada ancaman siapa pun. Dua tahun ini sebentar lagi. Saya pesan pada DPC se-DKI dan DPD seluruh Indonesia untuk konsolidasi, memenangkan Pemilu 2014 dan memenangkan Bapak Prabowo," ujarnya. Di matanya, Prabowo adalah pemimpin yang berani memperjuangkan kaum miskin dan mempertahankan NKRI.

"Saya sampaikan tidak ada yang boleh tidur kecuali Bapak Prabowo!" teriak Hercules disambut teriakan "siaaap" oleh kader-kadernya.

"Pokoknya saya tekankan harga mati, kerja keras bergandeng tangan dengan Gerindra untuk menyukseskan Bapak Prabowo sebagai Presiden 2014-2019. Indonesia ini menjadi Indonesia baru bersama Prabowo!" tegas Hercules yang mengaku telah meninggalkan dunia hitam dan kini menjadi pengusaha perikanan dan perkapalan itu.

Setelah berpidato, Hercules memberikan plakat kepada Prabowo. Keduanya juga melepaskan balon peresmian dan menandatangani prasasti.

Peresmian kantor GRIB membuat lalu lintas di sekitarnya tersendat. Saat ini acara berupa hiburan sedang berlangsung. Musik dangdut diputar.


(nrl/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel