detikcom
Jumat, 11/05/2012 08:09 WIB

Black Box Jadi Kunci Pembuka Misteri Sukhoi di Gunung Salak

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Area Gunung Salak tidak masuk wilayah rute penerbangan. Biasanya, penerbang yang melakukan joy flight atau latihan dari Halim Perdanakusumah, akan menghindari kawasan itu.

"Pada dasarnya, semua gunung harus dihindari. Ada 2 lokasi kawasan untuk melakukan joy flight, yakni Pelabuhan Ratu dan Bogor Raya," kata mantan KSAU Marsekal (Purn) Chappy Hakim saat dikonfirmasi, Jumat (11/5/2012).

Chappy menjelaskan, kasus Sukhoi ini menarik karena menimbulkan pertanyaan, mengapa pesawat dibawa ke area itu. Untuk mengetahui alasan pastinya cukup sulit.

"Kenapa ke Gunung Salak, kita enggak tahu. Kita tidak akan tahu apa penyebabnya. Apalagi kalau meninggal semua. Hasil penyelidikan yang bisa didapat adalah most probable cause atau yang paling mendekati," jelasnya.

Apalagi, kondisi Sukhoi ini hancur lebur atau total lost. Yang paling mungkin dengan melihat pada black box pesawat itu. Melalui kotak hitam itu bisa digambarkan apa yang terjadi.

"Bagaimana mendapatkan most probable cause? Itu bisa disimpulkan, terutama dari black box," jelas Chappy yang sempat melihat-lihat kabin pesawat itu sebelum pesawat melakukan terbang promo dari Halim.

(ndr/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel