Detik.com News
Detik.com

Selasa, 08/05/2012 13:17 WIB

'Antu Banyu', Kisah Misteri di Sungai Musi

Taufik Wijaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Antu Banyu, Kisah Misteri di Sungai Musi Di lokasi inilah, konon Antu Banyu kerap muncul/Taufik Wijaya-detikcom
Palembang - Sungai Musi merupakan salah satu sungai tertua di Nusantara, sudah ramai dengan berbagai aktivitas sejak masa pra Kerajaan Sriwijaya. Banyak cerita misteri tentang sungai ini. Salah satunya, Antu Banyu.

Antu Banyu yang berarti 'hantu air' merupakan makhluk yang hingga kini masih menjadi perdebatan. Ada yang mengatakannya sebagai makhluk purba, tapi ada juga yang percaya sosok itu ibarat jin yang hidup atau menetap di Sungai Musi.

"Yang jelas setiap tahun, pasti ada korban yang dimangsa Antu Banyu. Sebagian jasadnya ditemukan kembali, tapi banyak juga yang hilang," kata warga yang biasa menjadi 'guide' perburuan Antu Banyu, Udin Marogan, kepada detik.com, Selasa (08/05/2012).

Menurut Udin, makhluk ini dipercaya sering terlihat ketika air Sungai Musi berwarna cokelat susu, khususnya pada bulan Juni dan Desember.

Antu Banyu ini sering nongkrong atau jongkok di lokasi pemandian. "Wujudnya persegi tiga, seperti piramida, berwarna kecokelatan, dan memiliki mata satu yang memancarkan cahaya putih. Saya satu kali melihatnya," kata Udin sambil menunjukkan sebuah lokasi kemunculan Antu Banyu.

Ciri-ciri lain, kata Udin, kalau makhluk itu muncul dan kita menyentuh air Sungai Musi, maka air di permukaan terasa hangat. Tapi di dalamnya, air tetap dingin atau air di permukaan tenang tapi di dalamnya air berputar-putar.

Dari pengalaman memandu wisatawan yang memburu Antu Banyu, jarang sekali orang melihat sosok hantu itu. Justru yang sering terlihat adalah si Amang Aik (Monyet Air). "Si Amang Aik ini sering terlihat dan ada yang menangkapnya. Orang biasanya menyebutnya Antu Banyu. Itu salah. Ciri-cirinya seperti monyet, tapi taringnya panjang, dan saat masuk ke air rambutnya mengembang seperti rambut perempuan yang panjang saat mandi," ujarnya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(tw/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%