detikcom
Jumat, 04/05/2012 21:40 WIB

Bubarkan Diskusi di Salihara, FPI: Diskusi itu Ada Gay & Lesbian

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Diskusi buku 'Allah, Liberty and Love' di Salihara terpaksa distop. Sebab musababnya, FPI menggeruduk tempat itu. FPI merasa dalam diskusi buku itu ada komunitas gay dan lesbi.

"Irsyad Manji tokoh lesbi dari Kanada kita minta supaya keluar dari tempat ini, baru kami pergi," teriak tokoh FPI DKI Jakarta Habib Novel di lokasi, di Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (4/5/2012) pukul 21.15 WIB.

Buku itu memang karya Irsyad Manji dan tengah didiskusikan di Salihara. Acara diskusi dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, namun 20 menit kemudian datang massa FPI dan membubarkan acara.

Pihak kepolisian yang berjaga-jaga pun tak bisa berbuat banyak. Polisi hanya bisa mempertemukan massa dengan panitia, hingga akhirnya diskusi dihentikan.

"Kami tidak ingin ada komunitas lesbi dan gay di sini. Mengkampanyekan lesbi dan homo atas nama agama. Kita tidak peduli, kita akan serang kalau bawa agama Islam. Apalagi ini daerah saya. Saya tidak ingin dikotori komunitas itu," tuturnya.

Hingga kini puluhan massa masih bertahan di lokasi.



Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(ndr/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000