detikcom
Rabu, 02/05/2012 15:33 WIB

Empat Kapal Perang Landing Ship Tank Milik TNI AL Dipensiunkan

Nala Edwin - detikNews
KRI Teluk Langsa-501 dan KRI Teluk Tomini-508
Jakarta - Empat kapal perang berjenis landing ship tank milik TNI AL dipensiunkan. Keempat kapal perang ini telah memperkuat jajaran persenjataan TNI AL selama lebih dari 50 tahun.

Keempat kapal perang yang dipensiunkan ini adalah KRI Teluk Langsa-501, KRI Teluk Kau-504, KRI Teluk Tomini-508 dan KRI Teluk Saleh-510. Kapal ini buatan Amerika pada tahuan 40-an.

"Saat ini kapal-kapal itu ada pada tahap konservasi, sehingga tidak dilibatkan lagi dalam kegiatan operasional, baik dalam rangka operasi militer untuk perang, operasi militer selain perang maupun kegiatan operasi lainnya," kata Kepala Dispen Kolinlamil Letkol Laut Maman Sulaeman dalam rilisnya, Rabu (2/4/2012).

Berakhirnya masa penugasan keempat KRI ini akan ditandai dengan upacara pada Kamis (3/5). Upacara ini dipimpin oleh Panglima Kolinlamil Laksda TNI S.M. Darojatim di dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

KRI Teluk Langsa-501, KRI Teluk Kau-504, dan KRI Teluk Tomini-508 sehari-harinya berada di bawah pembinaan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Jakarta, sementara KRI Teluk Saleh-510 berada di bawah pembinaan Satlinlamil Surabaya.

Selama masa pengabdiannya, kapal-kapal perang tersebut telah banyak kiprah untu negara. Kapal-kapal ini dikerahkan untuk pergeseran pasukan, material dan logistik ke seluruh wilayah Indonesia, maupun dalam rangka bantuan angkutan laut dalam mendukung pembangunan nasional.



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(nal/nal)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%