Rabu, 02/05/2012 11:14 WIB

Pengendara Motor Kasus 'Koboy Palmerah' Juga Diperiksa

Ferdinan - detikNews
Pemotor baju biru/youtube
Jakarta - Pengendara motor yang terlibat cek-cok dengan anggota TNI AD ikut diperiksa Polisi Milter AD (Pomad). Si pengendara dimintai keterangan tentang kronologi pertengkaran yang videonya direkam dan diunggah ke situs Youtube. Namun belum diketahui hasil dari pemeriksaannya.

"Iya, dia dimintai keterangan di Pomdam Jaya. Semua sudah, saksi-saksi diproses dimintai keterangan," kata Kepala Dinas Penerangan AD (Kadispenad), Brigjen Pandji Suko Hari Yudho, di kantornya, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2012).

Pandji mengaku belum mengetahui hasil dari pengembangan pemeriksaan Kapten A, anggota Detasemen Markas Besar TNI AD, pengendara motor termasuk saksi mata yang melihat kejadian.

"Kita kan belum tahu, masih pemeriksaan di sana. Ini kan tahapannya begitu, mungkin saksi ada 5 atau 6, juga belum tahu. Tapi yang jelas sudah saya telepon ke Danpom Jaya, saksi-saksi yang ada di situ sudah dipanggil," terangnya.

Karena hasil pemeriksaan. belum rampung maka belum diketahui kesalahan Kapten A termasuk sanksi yang akan diberikan. "Belum tahu, kita kan enggak tahu dia dijerat pasal apa. Dari hasil pemeriksaan nanti, ternyata dia begini-begini, dari saksi-saksi dia begini begini, apa mukul betul?" kata Pandji.

Namun jenis sanksi yang biasa dikenakan kepada anggota yang melanggar di antaranya penundaan kenaikan pangkat, pencopotan jabatan dan sanksi yang terberat adalah pemecatan.

"Kalau dari hasil pemeriksaan itu sudah jelas nanti, KSAD menyampaikan tidak ada tolerir. Kalau memang harus dipecat, ya dipecat. Tapi kan semuanya dilihat dari pemeriksaan," imbuh dia.

Dalam tayangan di Youtube, pengendara motor berhelm, berkaos biru, bercelana selutut, tampak berani 'melayani' Kapten A yang bersenjata. Sebelum cekcok terjadi, Kapten A menyatakan, pemotor itu mengetuk jendela mobilnya dan berujar,"'jangan mentang-mentang aparat seenaknya saja'. TNI AD menyebut pemotor itu juga bertindak arogan.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%