Selasa, 01/05/2012 14:12 WIB

Peringati 1 Mei, Pendemo di Papua Pukul Seorang Anggota TNI

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - 1 Mei bukan hanya perayaan hari buruh internasional. Di Papua, sejumlah warga memperingati 1 Mei sebagai hari aneksasi Papua ke NKRI. Kurang lebih 1.300 warga turun ke jalan.

"Di Sentani (jumlah massa) 300 orang, dan di Jayapura kurang lebih 1.000 orang," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Johannes Nugroho saat dihubungi detikcom, Selasa (1/5/2012).

Menurut Johannes, massa yang di Sentani berunjuk rasa di makam Theys Hiyo Eluay, seorang tokoh Papua. Sedangkan massa yang di Jayapura sebelumnya berunjuk rasa di wilayah Kotaraja. Hanya beberapa jam, mereka kemudian bergeser ke Jayapura.

"Di Kotaraja (mereka aksi) sejak pukul 14.00 WIB. Kemudian bergeser ke Jayapura. Sekarang masih berlangsung di Jayapura dan masih aman," ungkapnya.

Saat pendemo berjalan dari Kotaraja menuju Jayapura, pendemo sempat memukul seorang anggota TNI. Masih belum jelas penyebab aksi pemukulan massa terhadap anggota TNI ini.

"Belum kita tangkap pelakunya karena pendemo banyak sekali. Bahkan seorang warga juga dipukuli pendemo pas lagi di jalan," jelasnya.

Sementara itu, sumber detikcom di Kodam Cenderawasih mengatakan anggota detasemen markas terkena pukulan dari pendemo yang berasal dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Anggota tersebut berhasil diselamatkan dan sudah kembali ke rumahnya.

"Yang bersangkutan membawa surat tugas dari Dansatnya untuk mengantarkan gaji anggotanya yang ada di rumah tahanan Wamena," jelas sumber itu.

Sebelumnya, Polda Papua telah melarang kegiatan demo damai yang akan dilakukan massa KNPB hari ini. Namun KNPB pekan lalu telah menegaskan pihaknya akan tetap berdemo.

(gus/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    73%
    Kontra
    27%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close