Selasa, 01/05/2012 08:38 WIB

Keluarga Korban Penembakan Perampok di AS Berharap Jenazah Dibawa ke Bali

Gede Suardana - detikNews
Denpasar - Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Luh Endang Susyani (31) yang tewas ditembak perampok di Charleston, South Carolina, AS. Orang tua korban meminta pemerintah mengurus kepulangan jenazah ke Bali.

Suasana duka dirasakan keluarga korban. Ibu dan adik-adiknya bersedih. Mereka menggunakan pakaian adat tanda berkabung setelah Endang meninggal ditembak perampok di AS.

"Kami berharap pihak terkait membantu pengembalian jenazah anak kami ke Bali, entah bagaimana caranya," kata Orang tua korban Putu Artana kepada wartawan di rumah duka di Desa Bubunan, Kecamatan Seirit, Buleleng, Selasa (1/5/2012).

Artana menuturkan Endang merupakan anak pertama dari enam bersaudara adalah pekerja keras dan mandiri. Wanita pasca sarjana lulus di Universitas Udayana (UNUD) Denpasar bekerja di dunia pariwisata selanjutnya bertolak ke AS. Perempuan ini bekerja sebagai perawat lansia di AS.

Namun nasib tragis dialami Endang. Ia ditembak perampok Jumat (27/4) pukul 23.30 waktu setempat. Endang dan tunangannya, Nyoman Arumika, tengah berada di sebuah tempat mencuci pakaian.

Tak banyak kabar yang keluarga dapatkan sebelum Endang mengalami nasib tragis. Sebelum kejadian mengenaskan itu, adiknya sempat menelepon menanyakan kabar Endang di AS. Endang saat itu menyatakan ia masih bekerja dan dalam keadaan baik.

Tak lama, keluarga dikejutkan dengan kabar meninggalkan korban ditempak perampok. "Kabar meninggalnya anak, saya dapatkan dari pacarnya melalui telepon," kata Artana.

(gds/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close