Kamis, 26/04/2012 10:59 WIB

Anas Tolak Jelaskan Latar Belakang Athiyyah Laila di PT Dutasari

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Istri Anas Urbaningrum, Athiyyah Laila hari ini memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa di penyelidikan kasus Hambalang. Anas yang datang menemani sang istri membantah istrinya terlibat dalam kasus tersebut.

Athiyyah hari ini dipanggil terkait posisinya sebagai komisaris PT Dutasari Citralaras. Perusahaan ini diketahui turut terlibat dalam proyek pembangunan komplek olahraga di Hambalang, Sentul.

Anas membantah istrinya terlibat. Alasan Anas, Athiyyah hanya menjabat sebagai komisaris pada 2008-2009. Pada tahun 2010 ketika proyek tersebut berlangsung, sang istri sudah tidak ada lagi di perusahaan itu.

"Jadi 2009 dia sudah berhenti jadi Komisaris. Tapi dimintai keterangan proyek Hambalang 2010. Ya tidak betul (terlibat)," ujar Anas di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Kamis (26/4/2012).

Lalu mengapa Athiyyah bisa sampai menjadi komisaris di perusahaan itu? Untuk pertanyaan ini, Anas menolak menjawab. Dia mengatakan Athiyyah akan menjelaskan kepada penyelidik KPK.

"Nanti kan akan dijelaskan di KPK. Saya tidak mau mendahului," ujar Anas.


(fjr/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel