Rabu, 25/04/2012 11:05 WIB

Video Mesum Mirip Anggota DPR Diduga Direkam dengan HP Pintar

Nurvita Indarini - detikNews
pesatnews
Jakarta - Masyarakat digegerkan kabar video mesum mirip anggota DPR. Anggota DPR yang juga pakar telematika, Roy Suryo, menduga video tersebut direkam dengan menggunakan smart phone atau HP pintar yang memiliki kamera cukup bagus.

"Saya sampaikan patut diduga diambil dengan smart phone, atau HP berkamera. Bisa merek N atau yang lain," ujar Roy dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (25/4/2012).

Dia menambahkan, sulit dibantah atau disangkal kalau pelaku perempuan di video itu memang anggota DPR. Namun Roy tidak bisa memastikan siapa pemeran laki-laki dalam video tersebut.

Dengan semakin tinggi teknologi gadget, Roy mengatakan siapa pun harus berhati-hati. Jika merekam sesuatu dengan HP pintar maka harus berhati-hati ketika akan menservis atau menjual HP-nya.

"Pertama dari sisi teknis perlu antisipasi siapa pun, agar berhati-hati dengan teknologi gadget. Yang terjadi di kasus ini, direkam dengan smart phone. Mungkin HP pernah diservis atau memorinya di-copy di tempat lain lalu tersebar," papar Roy.

Roy mempersilakan Badan Kehormatan (BK) DPR untuk mendatangkan ahli telematika independen untuk mendalami video tersebut. Dia yakin ahli telematika independen dapat menganalisa kapan video tersebut dibuat.

"Analisa kapan dibuat, ahli telematika saja yang menguji," sambung politikus dari Partai Demokrat ini.

Disebut-sebut dua politikus PDIP terkait dalam video tersebut, yakni Karolin dari Komisi IX DPR dan Aria Bima. Karolin yang dikonfirmasi wartawan tidak mengangkat telepon selulernya. Pesan singkat yang dikirim juga tidak berbalas. Sedangkan Aria Bima menyatakan dirinya tidak terlibat dalam masalah itu.

"Ini rumor atau isu yang saya tidak tahu dari nama awalnya dan siapa yang menggulirkannya. Saya rasa saya juga tidak perlu menanggapi masalah itu karena saya tidak terlibat dalam masalah itu," ujar Aria saat ditemui detikcom di sebuah tempat di Solo, seusai berkunjung ke produsen dan distributor pupuk di Dapil V Jateng (Solo, Sukoharjo, Boyolali, Klaten), Selasa (24/4) kemarin.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(vit/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
31%
Kontra
69%