detikcom

Senin, 16/04/2012 10:26 WIB

Hore! 12 Ribu Tenaga dan Guru Honorer DKI Jakarta Diajukan Jadi PNS

Ikbal - detikNews
Jakarta - Angin segar bagi para tenaga honorer dan guru honorer DKI Jakarta. Sebab Gubernur Fauzi Bowo berjanji mengangkat 12 ribu tenaga dan guru honorer menjadi calon PNS pada tahun 2012. Setengahnya, atau 6 ribu orang, dipastikan menjadi PNS pada akhir 2012.

"Tahun ini sebanyak 12 ribu guru dan tenaga honorer yang ada di Jakarta akan kita ajukan menjadi calon PNS," kata Fauzi Bowo saat melakukan pemantauan Ujian Nasional di SMA 89 Cakung, Jalan Cempaka V, Jakarta Timur, Senin (16/4/2012).

Pekan lalu, Kadisdik DKI Jakarta mengakui, saat ini banyak guru honorer yang memiliki kemampuan mengajar lebih unggul dibanding guru PNS. Bahkan guru honorer jadi tulang punggung sekolah dalam beberapa mata pelajaran seperti bahasa Inggris.

"Saya persilakan separuhnya jadi PNS pada akhir 2012," ujar Fauzi Bowo, kandidat Pemilukada DKI Jakarta 2012.

Foke juga memaparkan, terkait kepuasan pengajaran siswa oleh guru di Jakarta, baik guru dan orang tua mengakui puas atas kinerja guru yaitu 96 persen siswa SD merasa puas. Sedangkan 97 persen siswa SMP merasa puas dengan pengajaran guru di Jakarta.

Adapun orang tua siswa, 88,7 persen orang tua siswa SD mengaku puas. Sedangkan 86,5 persen orang tua siswa SMP mengaku puas dengan cara guru mengajar.

"Kita harapkan tingkat kelulusan tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Tahun lalu, tingkat ujian kelulusan nasional di Jakarta bisa melebihi rata-rata tingkat nasional. Untuk SMA sebanyak 99,5 persen siswa lulus, 99,95 persen siswa SMP lulus dan 99,98 persen siswa SD lulus," papar Gubernur yang akan mengakhiri masa jabatannya tengah tahun ini.


Banjir mengepung Ibukota Jakarta. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(asp/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%