Kamis, 12/04/2012 23:33 WIB
Gubernur Riau Siap Bantu KPK Usut Kasus Suap PON
"Saya justru mendukung penuh, apapun langkah KPK untuk menuntaskan kasus dugaan suap pada proyek PON. Karena pada dasarnya, sejak awal saya sudah menjanjikan bahwa PON akan terselenggara secara transparan dan taat aturan. Jadi dengan status pencekalan ini, artinya keterangan saya dibutuhkan oleh negara dan untuk itu saya siap membantu KPK mengusut kasus ini hingga tuntas," kata Rusli dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Kamis (12/4/2012) di Pekanbaru.
Menurutnya, meski belum mendapat surat resmi pencekalan dan justru baru mengetahui dari pemberitaan media massa, Rusli berjanji siap bekerjasama dengan KPK. Terlebih lagi, maksud KPK melakukan pencekalan ini untuk memudahkan proses mengumpulkan sebanyak-banyaknya informasi guna menuntaskan kasus dugaan suap proyek PON Riau.
Rusli menjelaskan, sejak awal Riau ditetapkan menjadi tuan rumah PON, dirinya telah meminta agar seluruh penyelenggaraan mulai dari anggaran hingga pelaksanaan, dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Untuk mendukung semua itu, Panitia Besar PON (PB PON) yang diketuai langsung Gubernur Riau, telah melakukan kerjasama dengan BPKP guna memastikan anggaran PON teraudit dengan baik.
Tidak hanya itu, lanjut Rusli, 50 tenaga akuntan pun khusus direkrut dan sebagian besar dari mereka ditempatkan di PB PON. Hal ini dilakukan guna mengawal penganggaran PON yang baik dan benar. Transparansi keuangan dari sisi pemerintahan Pemprov Riau, juga terbukti diakui BPK dengan memberikan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
"Saat kejadian tersebut (KPK menangkap anggota DPRD Riau beberapa waktu lalu), saya langsung kecewa. Sejak awal saya sudah tegaskan, tidak boleh ada yang namanya melanggar aturan. Tapi kalau sudah terjadi begini, maka kita tidak boleh hanya meratapi, tapi harus dihadapi. Jadi kita harus terbuka dengan langkah-langkah KPK dan harus membantu semua proses yang dibutuhkan guna menuntaskan kasus ini," kata Rusli.
Rusli berharap, pengungkapan kasus dugaan suap proyek PON Riau ini dapat segera tuntas. Diyakini, semua proses ini tidak akan mengganggu penyelenggaraan PON pada September mendatang hal ini dikarenakan semua sistem pekerjaan sudah terprogram dengan baik.
"Semua yang kami kerjakan dengan menjadi tuan rumah PON adalah demi kemajuan Riau, karena selama ini sudah terlalu lama Riau tertinggal. Riau baru bangkit. Kami tetap wajib bekerja dengan baik demi suksesnya penyelenggaraan PON ini," tutup Rusli.
(cha/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
51 Orang Tewas Akibat Tornado di Oklahoma
593 share this. -
21 Mei 1998 Soeharto Tumbang, Apa Kabar Gelar Pahlawan?
547 share this. -
Kemendikbud Ajukan Anggaran Rp 829 miliar untuk Kurikulum 2013
462 share this. -
Kepada Presiden Myanmar, Obama Minta Kekerasan Terhadap Muslim Dihentikan
441 share this. -
Kunjungi Longsor PT Freeport, Rombongan DPR Masuk Sampai Terowongan
417 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Selasa, 21/05/2013 15:30 WIB
Nasib UN SD Ditentukan Bulan September
-
Selasa, 21/05/2013 15:30 WIB
Diperiksa Dalam Kasus LHI, Eks Anggota DPD Ditanya Soal Transaksi Tanah
-
Selasa, 21/05/2013 15:28 WIB
Pemeriksaan TNI Selesai, Tersangka Kasus Cebongan Jadi 12 Orang
-
Selasa, 21/05/2013 15:28 WIB
Luthfi Kerap Bertandang ke Rumah Darin dengan VW Caravelle dan Mazda Putih
-
Selasa, 21/05/2013 15:20 WIB
Mantan Buruh Pabrik Kuali di Tangerang Mulai Dapat Upah
-
Selasa, 21/05/2013 14:34 WIB
Wanita Pemotong Kelamin Abdul: Saya Dipaksa Berhubungan Intim
-
Selasa, 21/05/2013 14:12 WIB
Ibunda Darin: Kok Nggak Istri yang Lain yang Dipanggil KPK?
-
Selasa, 21/05/2013 13:52 WIB
Rambut Dibiarkan Terurai, Darin Sering Setir Mobil Sendiri ke Sekolah
-
Selasa, 21/05/2013 12:52 WIB
Ini Dia Darin Mumtazah, Pelajar yang Dekat dengan Luthfi Hasan
-
Selasa, 21/05/2013 13:22 WIB
Tetangga Lihat Luthfi Hasan Kerap Sambangi Rumah Darin dan Menginap
-
Selasa, 21/05/2013 14:42 WIB
Ibunda Darin Mumtazah akan Hadapi KPK Terkait Kasus Luthfi
-
Selasa, 21/05/2013 14:53 WIB
5 Kiprah Perempuan Pushtun yang Cantik dan Berani di Dunia
-
Selasa, 21/05/2013 13:43 WIB
Kelamin Abdul Dipotong NN dengan Cutter
-
356 Komentar
-
235 Komentar
-
229 Komentar
-
210 Komentar
-
210 Komentar
-
210 Komentar
-
175 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
15 Tahun Reformasi
Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 13:43 WIB
Kelamin Abdul Dipotong NN dengan Cutter
-
Selasa, 21/05/2013 13:22 WIB
Lagi, Pesawat Militer AS Mendarat di Aceh
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.
