detikcom
Kamis, 29/03/2012 19:14 WIB

Gubernur Bali Ikut Tolak Kenaikan BBM

Gede Suardana - detikNews
Pastika & SBY/ilustrasi
Denpasar - Kepala daerah yang menolak BBM bertambah. Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang berasal dari PDIP ikut menolak kenaikan harga BBM.

Sikap tersebut disampaikan Pastika dengan menandatangani spanduk penolakan kenaikan harga BBM yang dibawa para mahasiswa dalam aksi unjk rasa, di kantor gubernur, Jl Basuki Rahmat, Denpasar, Kamis (29/3/2012).

"Di dalam setiap kesempatan saya mengatakan bahwa semua orang pasti tidak setuju dengan naiknya harga BBM," ujar Pastika saat menemui demonstran.

Pastika menyatakan keputusan menolak BBM tidak ada dalam kewenangannya. "Saya memahami kenaikan BBM berdampak pada rakyat. Kita harus tunggu," ujar Pastika.

Aksi demonstrasi digelar mahasiswa dari universitas di Bali yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bali Tolak Kenaikan Harga BBM. Aksi ini digelar di dua lokasi, yaitu di DPRD Bali dan kantor Gubernur Bali.

Dalam orasinya, Presiden BEM Universitas Udayana Elbinsar Purba mendesak Pastika ikut berjuang bersama rakyat menolak rencana kenaikan harga BBM.

"PDIP sudah menolak kenaikan BBM. Gubernur yang berasal dari PDIP, bapak sudah seharusnya bersikap sama," ujar Elbin kepada Pastika.


Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(gds/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000